Holding Treatment Kerusakan Jalan di Wilayah IV Jatim Segera Rampung Dikerjakan - El Jabar

Holding Treatment Kerusakan Jalan di Wilayah IV Jatim Segera Rampung Dikerjakan

SURABAYA, eljabar.com Lobang jalan yang bermunculan saat musim hujan di sejumlah ruas jalan di bawah Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah IV Provinsi Jatim, hingga kini terus ditangani.

Perbaikan dengan metode holding treatment atau penanganan kondisi jalan rusak yang tidak dapat ditangani segera karena keterbatasan anggaran itu, serentak dilaksanakan di masing-masing ruas sejak awal Januari lalu.

Bahkan, beberapa kerusakan jalan dan jembatan yang baru tak luput dari rencana penanganan Satker PJN Wilayah IV Provinsi Jatim, baik penanganan yang bersifat massif maupun penanganan yang bersifat sementara.

“Perbaikan yang dilakukan tersebut untuk menunjang faktor keselamatan dan kenyamanan masyarakat di jalan,” kata Nanang melalui selulernya, Selasa (16/02/2021).

Holding Treatment Kerusakan Jalan di Wilayah IV Jatim Segera Rampung Dikerjakan 1
Holding Treatment Kerusakan Jalan di Wilayah IV Jatim Segera Rampung Dikerjakan.

PPK 4.5, Merlan Effendi, membenarkan jika holding treatment jalan rusak tersebut akan rampung pada akhir bulan ini. Menurut Merlan penanganan yang bersifat sementara itu dapat bertahan sampai kontrak pekerjaan long segment 2021 dimulai.

Berdasarkan pemantauan eljabar.com, perbaikan jalan di ruas PPK 4.2 Kertosono-Jombang-Mojokerto-Gempol terus dikebut.

Di sejumlah spot yang dianggap urgent seperti di Trowulan dan by pass Mojokerto terlihat sejumlah pekerja dan alat berat sedang melakukan pekerjaan perbaikan pada lapisan perkerasan jalan maupun grading operation.

Begitu juga dengan jalan di ruas PPK 4.5 Tuban-Babat-Lamongan-Gresik, perbaikan jalan yang rusak terdampak banjir di awal tahun 2021, telah diperbaiki dan 8 tim yang dibentuk terus mendata kerusakan baru timbul.

Holding treatment jalan tersebut juga dilaksanakan di ruas PPK 4.1 Waru-Sidoarjo-Krian. Di ruas yang kerap dilalui truk bertonase besar itu, para penilik jalan terus mendata lobang-lobang baru. Sedangkan di PPK 4.6 Babat-Bojonegoro-Bts Kota Ngawi, selain menambal sejumlah lobang jalan juga tengah mempersiapkan perbaikan Jembatan Kali Bedah.

Kepala Satker PJN Wilayah IV Prov. Jatim, Nanang Permadi mengatakan penanganan jalan tersebut merupakan respon Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jatim-Bali untuk mengembalikan kondisi kemantapan jalan nasional di Jatim.

Nanang menambahkan, holding treatment yang akan berakhir pengerjaannya pada akhir Februari 2021 tersebut diharapkan dapat dijaga bersama sampai kegiatan yang bersifat massif berjalan efektif.

Holding Treatment Kerusakan Jalan di Wilayah IV Jatim Segera Rampung Dikerjakan 2
Holding Treatment Kerusakan Jalan di Wilayah IV Jatim Segera Rampung Dikerjakan.

“Penanganan dalam skala besar akan dilakukan setelah proses lelang selesai dan kontrak pekerjaan ditandangani,” ungkap Nanang.

Kondisi kemantapan jalan nasional di Jatim itu tak luput dari perhatian Wagub Jatim, Emil Listianto Dardak. Begitu juga dengan Wakil Ketua DPRD Jatim, Anik Maslachah.

Indikasi kerusakan jalan yang relatif meningkat di saat musim hujan akan menjadi penyebab potensi keselamatan transportasi masyarakat dan layanan publik atas penyelenggaraan jalan menurun.

Penggiat kebijakan publik dari Surabaya Institute Governance Studies (Sign Studies), Bethari Kriswandha menilai, upaya konkrit yang dilakukan Satker PJN Wilayah IV Provinsi Jatim hendaknya disertai dengan meningkatkan kesadaran masyarakat.

Sebab, imbuh Bethari, kesadaran masyarakat yang rendah juga menjadi pemicu kerusakan jalan. Penelitian Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) menyebutkan bahwa kerusakan jalan juga disebabkan oleh beban jalan yang berlebih.

“Pada prinsipnya, stake holder dalam forum LLAJ Jatim bisa membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tersebut melalui pengawasan dan penindakan terhadap kelebihan beban dan ukuran kendaraan. Ini juga penting untuk kemantapan jalan nasional yang ada di Jatim,” tegas Bethari, Kamis (18/02/2021). (*red/andi)

Categories: Regional