Hujan Deras Disertai Angin Kencang Menerpa, PLN Gerak Cepat Pulihkan Pasokan Listrik Dalam Waktu Singkat

PAMEKASAN, eljabar.com — Peristiwa yang menimpa Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) telah direspon PLN dalam waktu singkat.
Manajer PLN UP3 Pamekasan, Feri Asmoro mengungkap, komponen-komponen PLN bergerak cepat untuk melakukan penanganan jaringan listrik dan pemulihan daerah terdampak. Konstruksi penyaluran tenaga listrik pada daya yang sama tersebut roboh tertimpa pohon.
Sebelumnya, hujan deras turun di daerah terdampak layanan PLN. Angin kencang juga menyertai saat terjadi hujan. Cuaca ekstrim tersebut terjadi pada Jumat, 23 Desember 2022, pukul 14.00 WIB.
Insiden faktor alam ini kemudian menumbangkan pohon sehingga jatuh menimpa SUTM PLN. Akibat kejadian tersebut sebagian wilayah layanan PLN, meliputi wilayah layanan ULP Sumenep dan ULP Pamekasan, terdampak.
Selanjutnya PLN melakukan berbagai upaya untuk pemulihan layanan. Langkah penanganan ini, antara lain melokalisir wilayah padam, pembongkaran serta pemilahan peralatan yang rusak, persiapan material pengganti, mobilisasi petugas dan peralatan pendukung.
Petugas PLN yang diturunkan untuk pemulihan layanan bekerja secara maraton sehingga berhasil menormalkan gardu dan pelanggan yang mengalami padam pada Sabtu, 24 Desember 2022 pukul 01.15 WIB.
Sebanyak 446 gardu dan 95.502 pelanggan yang ditangani oleh PLN. Sejak kemarin, pelanggan PLN di daerah terdampak yang padam sebelumnya, sudah menikmati kembali layanan PLN.
Manager PLN UP3 Pamekasan, Feri Asmoro mengatakan, PLN terus berupaya melakukan pekerjaan untuk menjaga kualitas layanan kepada pelanggan. Pekerjaan ini antara lain, pengamanan pohon roboh, pembongkaran konstruksi, penyambungan kabel yang putus, dan penyalaan trafo distribusi yang padam dan upaya lainnya.
“Kami menerjunkan semua komponen personil untuk mempercepat pemulihan jaringan. Mohon dukungannya, semoga pasokan listrik normal 100 persen,” ujar Feri Asmoro.
Selanjutnya, atas nama PLN Feri menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat senantiasa waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan.
“Jika terdapat potensi bahaya akibat cuaca ekstrim atau gangguan lainnya, pelanggan dapat melakukan pengaduan melalui PLN Mobile,” pungkas Feri. (idrus)







