Pemerintahan

Jalan Sunda Mulai Ditata, Dishub Bandung Lakukan Pengecatan Marka

BANDUNG, eljabar.com — Dinas Perhubungan Kota Bandung mempercepat pengecatan marka jalan di sejumlah ruas strategis di Kota Bandung.

Salah satu titik yang telah selesai dikerjakan yakni ruas Jalan Sunda, mulai dari Simpang Lengkong Kecil hingga Simpang Naripan.

Kepala Seksi Perlengkapan Jalan Dishub Kota Bandung, Dimas Sodik Mikail, mengatakan pengecatan marka di Jalan Sunda dilakukan setelah proses pengaspalan oleh Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Kota Bandung selesai dan kondisi aspal dinilai sudah kering.

“Semalam sudah dilakukan pengecatan marka jalan di Jalan Sunda tepatnya dari Simpang Lengkong Kecil sampai Jalan Naripan. Karena sebelumnya sudah diaspal dan kondisinya sudah kering jadi bisa langsung kita kerjakan,” kata Dimas saat dikonfirmasi, Sabtu (2/5/2026).

Namun untuk segmen lain di kawasan yang sama, Dishub masih menunggu kondisi aspal benar-benar kering sebelum pengecatan dilakukan.

Menurut Dimas, proses pengeringan aspal umumnya membutuhkan waktu sekitar satu minggu setelah pengerjaan pengaspalan selesai.

“Untuk segmen lainnya karena pengaspalannya baru dua sampai tiga hari lalu, kita tunggu dulu sampai kering. Biasanya sekitar seminggu baru bisa kita lakukan pengecatan,” ujarnya.

Terkait pemasangan pita penggaduh atau rumble strips di Jalan Sunda, Dimas memastikan hingga kini belum ada rencana penambahan fasilitas tersebut.

Hal itu didasarkan pada hasil analisis kebutuhan dan tingkat kerawanan di lokasi tersebut.

“Pita penggaduh biasanya dipasang di titik rawan kecelakaan atau kesalahan pengendara. Untuk Jalan Sunda saat ini belum ada kebutuhan ke arah sana,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemasangan pita penggaduh umumnya dilakukan berdasarkan hasil kajian Dishub maupun usulan masyarakat di wilayah yang dianggap rawan kecelakaan.

Selain itu, Dishub Kota Bandung juga berencana mempercantik kawasan ikonik kota, salah satunya di sekitar Tugu Simpang Lima melalui pengecatan marka sevron.

Pekerjaan tersebut ditargetkan mulai dilakukan dalam waktu dekat dengan mempertimbangkan kondisi cuaca.

“Kalau cuaca mendukung dan tidak hujan, insyaallah pengecatan marka sevron di sekitar Tugu Simpang Lima bisa dilakukan malam ini atau lusa,” ungkap Dimas.

Secara keseluruhan, program pengecatan marka jalan di Kota Bandung akan berlangsung sepanjang tahun 2026 dan dilakukan secara bertahap mengikuti progres pengaspalan dari DSDABM.

“Kita mengikuti pekerjaan pengaspalan dari DSDABM. Begitu aspalnya selesai dan kering kita langsung masuk untuk pengecatan marka jalan. Jadi berjalan simultan sepanjang tahun 2026,” tuturnya. *red

Show More
Back to top button