Jembatan Sembayat Ditangani, Pengguna Jalan Diimbau Perhatikan Rekayasa Lalu Lintas

SURABAYA, eljabar.com — Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur-Bali melalui PPK 4.3 Provinsi Jawa Timur telah mulai menangani Jembatan Sembayat Baru II dan Jembatan Tengger yang berada di ruas jalan nasional Surabaya – Gresik – Sadang atau lebih dikenal sebagai Jalan Daendels Gresik.
Jembatan Tenger terletak di Jalan Maduran Km 23+720 dan Jembatan Sembayat Baru II terletak di Jalan Sadang Km 34+040. Keduanya berada dalam wilayah administrasi Kabupaten Gresik.
Menurut PPK 4.3 Provinsi Jawa Timur, Sentot Wijayanto, penanganan kedua jembatan tersebut meliputi pelebaran Jembatan Tenger serta penanganan oprit pada Jembatan Sembayat Baru II.
“Untuk Jembatan Tenger akan dilakukan pelebaran. Sementara untuk Jembatan Sembayat Baru II akan dilakukan penanganan oprit selebar badan jalan pada daerah Abutmen 1 dan Abutmen 2 jembatan tersebut,” jelas Sentot melalui pesan elektronik, Rabu (06/07/2022).
Ia juga menambahkan bahwa melalui serangkaian pengamatan, oprit Jembatan Sembayat Baru II, baik dari abutmen 1 dan abutmen 2, mengalami penurunan antara 12-15 centimeter.
“Timbunan pada oprit nanti akan diganti dengan mortar busa dengan kedalaman 2,5 meter dan lebar 7-10 meter. Total panjang penanganan 150 meter,” terang Sentot.
Penanganan dua jembatan tersebut, lanjut Sentot diperkirakan akan memakan waktu 4-5 bulan. “Pada akhir Oktober 2022 mendatang sudah open traffic,” imbuhnya.
Guna mengantisipasi kepadatan lalu lintas imbas perbaikan jembatan, BBPJN Jawa Timur-Bali telah melakukan koordinasi dengan Polres Gresik, Dinas Perhubungan Gresik dan beberapa instansi terkait untuk menyiapkan rekayasa lalu lintas.
Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Tenger
Perbaikan Jembatan Tenger akan dimulai 1 Juli 2022 dan diawali dengan pemancangan pada kedua sisi Jembatan Tenger.
“Pekerjaan pemancangan ini membutuhkan waktu selama 10 hari dan dilaksanakan pada malam, yaitu mulai pukul 21.00 sampai 04.00 pagi agar tidak menganggu lalu lintas,” jelas Sentot. Pekerjaan pelebaran jembatan akan dimulai dari arah sebelah kiri (dari Gresik menuju Lamongan).
Bagi pengendara roda 4 atau lebih dari arah Manyar (JIIPE) menuju Surabaya dan juga sebaliknya, dialihkan melalui jalan tol Manyar – Osowilangun.
Sementara kendaraan roda 2 dapat melewati Jembatan Tenger pada saat pemancangan dengan rekayasa contra flow. Jika terjadi kepadatan, jalur alternatif lain bagi kendaraan roda 2 dan roda 4 dialihkan ke Jalan KH Syafii, Gresik.
Rekayasa Lalu Lintas Jembatan Sembayat Baru II.
Rekayasa lalu lintas imbas penanganan oprit Jembatan Sembayat Baru II (pelengkung beton) dilakukan dengan penutupan lalu lintas. Selama pekerjaan, lalu lintas untuk kendaraan roda 2 dan roda 4 akan dialihkan ke Jembatan Sembayat Baru (rangka) dan diberlakukan contra flow. Sedang truk dan trailer diarahkan ke Jalan Manunggal, Kota Tuban yang melewati jalan nasional menuju Babat – Lamongan – Gresik. Dimohon para pengguna jalan yang hendak bepergian dari arah Surabaya atau Gresik menuju Sadang dan sebaliknya, untuk dapat memperhatikan rambu-rambu pengalihan arus di sekitar area pekerjaan. (*wn)







