Jumlah ODR Menurun, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumedang Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa - El Jabar

Jumlah ODR Menurun, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumedang Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa

SUMEDANG, eljabar.com — Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang melalui Dr. Iwa Kuswaeri, Kadiskipas Kabupaten Sumedang mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa hati pertama bulan Ramadan 1441 Hijriah bagi warga masyarakat Sumedang umat muslim yang melaksanakannya, dan meskipun saat ini kita menjalankan ibadah shaum di tengah pandemi corona, hendaknya tidak mengurangi kekhusuan kita dalam menjalankannya, melainkan harus lebih bisa mendekatkan diri kita kepada sang pencipta.

Terkait situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 pada Jumat, 24 April 2020 Pukul 16.00 WIB di Kabupaten Sumedang perlu lebih diwaspadai. Adapun perkembangan lengkapnya adalah sebagai berikut : Positif Covid-19 berdasarkan Polymerase Chain Reaction (SWAB) : 5 orang dari total 6 orang terkonfirmasi, dimana 1 orang diantaranya telah selesai/sembuh. Hari ini terdapat penambahan sebanyak 2 orang pasien konfirmasi positif berdasarkan PCR/SWAB dari pasien yang bekerja di PT Kahatex sehingga jumlah positif Covid-19 berdasarkan PCR/SWAB menjadi 5 orang.

PDP tercatat 10 orang dari total 44 PDP yang 34 diantaranya termasuk 2 orang PDP dari PT Kahatex telah pulang/selesai/sembuh; ODP : 89 orang dari total 844 ODP dimana 755 orang diantaranya telah selesai menjalani masa pemantauan; ODR : 6.361 orang dari hari sebelumnya yang berjumlah 7.225 orang; OTG : 41 orang.

ODR yang sebelumnya beristilah ODP Berisiko atas konsolidasi data para pemudik yang dikoordinasikan oleh aparatur wilayah (Camat dan Kepala Desa/Lurah), dibanding hasil kemarin, saat ini berdasarkan data tanggal 24 April 2020, hingga Pukul 15.00 WIB jumlah ODR mengalami penurunan dibanding hari sebelumnya yaitu sebanyak 97 orang.

Hasil Rapid Test sampai dengan tanggal 24 April 2020 adalah sebagai berikut : a. Selesai Rapid Test : 1.634 orang; b. Selesai Rapid Tes ulang : 85 orang.

Selanjutnya, berkaitan dengan larangan sementara penggunaan sarana transportasi yang berlaku bagi transportasi darat, laut, udara dan kereta api untuk mudik, mulai berlaku hari ini, sejalan dengan terbitnya Peraturan Menteri Perhubungan tanggal 23 April 2020 Nomor 25 Tahun 2020 tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 Hijriah Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Covid-19.

Dalam Peraturan Menteri Perhubungan tersebut, larangan mudik berlaku dari mulai tanggal 24 April 2020, dimana jalur darat akan dibuka kembali pada tanggal 31 Mei 2020, kereta api sampai dengan 15 Juni, Kapal Laut sampai dengan 8 Juni dan pesawat hingga tanggal 1 Juni 2020.

Adapun larangan penggunaan transportasi, berlaku bagi moda transportasi yang keluar masuk di wilayah-wilayah yang memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan zona merah penyebaran Covid-19, sebagaimana tercantum dalam Pasal 2 Peraturan dimaksud.

Dalam Permenhub Nomor 25 Tahun 2020 juga telah diatur pula pemberian sanksi secara bertahap, mulai dari pemberian peringatan dan teguran secara persuasif, hingga pemberian sanksi denda untuk para pengguna kendaraan pribadi yang membawa penumpang dengan tujuan untuk mudik. (Abas)

Categories: Pemerintahan