Kali Pertama Dilaksanakan, Bupati Sumedang Lantik 637 Kepala Sekolah SD dan SMP

SUMEDANG, eljabar.com — Untuk pertama kalinya dalam masa kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sumedang Periode 2018-2023, dilangsungkan pengangkatan dan penugasan guru sebagai kepala sekolah di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang.

Kegiatan tersebut bertempat di Pendopo Induk Pusat Pemerintahan (IPP) Kabupaten Sumedang, Senin (9/12/2019) yang dihadiri langsung oleh Bupati H. Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati H Erwan Setiawan.

Tak ketinggalan, hadir pula unsur Forkopimdam para pejabat di lingkungan Sekretariat Daerah, para Kepala SKPD, Koordinator Pengawas, Ketua PGRI, Ketua Dewan Pendidikan, Ketua MKKS, Ketua K3S Kabupaten Sumedang beserta pengurus dan anggota masing-masing, serta seluruh kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Sumedang.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang Agus Wahidin dalam laporannya menyampaikan, jumlah keseluruhan kepala sekolah yang diangkat sebanyak 637 orang yang terdiri dari Kepala Sekolah SD 565 orang dan SMP 72 orang.

“Jumlah Kepala SD yang promosi adalah sebanyak 88 orang, yang rotasi 256 dan tetap 221. Jumlah Kepala SMP yang promosi 9 orang, rotasi 48 dan yang tetap 15 orang 565,” tuturnya.

Dikatakan Agus, pengangkatan kepala sekolah tersebut telah melalui mekanisme sesuai peraturan perundangan yang berlaku yaitu melalui seleksi calon kepala sekolah pada Tahun 2015 dan 2017, Diklat Calon Kepala Sekolah pada Tahun 2015 dan 2017 di LP2KS Solo dan LPMP Bandung, pengurusan Sertifikat Diklat dan Nomor Unik Kepala Sekolah, konsultasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, akseptabilitas calon kepala sekolah, Rapat Tim Pertimbangan Pengangkatan Kepala Sekolah Kabupaten Sumedang Tahun 2019.

“Hasil Seleksi Calon Kepala SMP Tahun 2015 sebanyak 4 orang dan Tahun 2017 sebanyak 18 orang dan yang diangkat dan ditetapkan menjadi kepala sekolah saat ini sebanyak 5 orang, 3 orang tidak dapat diangkat karena usia lebih 56 tahun dan 10 orang sebagai calon kepala sekolah daftar tunggu.

Sedangkan hasil Seleksi Calon Kepala SD Tahun 2017 sebanyak 99 0rang dan yang diangkat dan ditetapkan menjadi kepala sekolah sebanyak 88 orang, sedangkan 11 orang lainnya tidak dapat diangkat karena usia sudah lebih 56 tahun,” terangnya.

Masih kata Agus, sesuai dengan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 6 Tahun 2018 tentang Penugasan Guru Sebagai Kepala Sekolah Pasal 21 Huruf b dan d, masa tugas kepala sekolah sebelum berlakunya peraturan ini tidak dihitung sebagai masa penugasan.

“Jadi masa kerja kepala sekolah yang saat ini diangkat dengan kategori promosi memiliki masa kerja penugasan yang sama yaitu 0 tahun 0 bulan. Sedangkan bagi kepala sekolah yang katagori tetap atau rotasi, mereka sama sama memiliki masa kerja penugasan 1 tahun 9 bulan, yakni terhitung sejak diundangkannya Permendikbud RI Nomor 6 Tahun 2018 pada 22 Maret 2018,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati H Dony Ahmad Munir berpesan agar tugas, kepercayaan dan amanah sebagai kepala sekolah dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab.

“Saudara-saudara (diberi amanah) dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan di kabupaten sumedang, baik pada aspek institusi maupun kinerja dan profesionalisme sumber daya yang ada di dalamnya, sehingga akan menghasilkan lulusan anak didik yang berkarakter, yakni anak didik yang cerdas, kreatif, mandiri, berdasaya saing tinggi dan berakhlaqul karimah sebagai warga negara yang menjungjung tinggi kesatuan dan persatuan bangsa,” ucapnya.

Bupati mengingatkan kepada para sekolah bahwa saat ini kepala sekolah bukan lagi guru yang mendapat tugas tambahan, tetapi kepala sekolah adalah guru yang diangkat untuk memimpin satuan pendidikan.

“Ingat, tugas saudara-saudara adalah memimpin. saudara-saudara semua kini harus benar-benar berkonsentrasi untuk memajukan satuan pendidikan yang saudara pimpin, menjadi agen perubahan pada satuan pendidikan yang harus mampu mengerakkan dan mengoptimalkan segenap sumber daya yang dimiliki untuk mewujudkan penyelenggaraan pendidikan yang bermutu dan berkualitas,” katanya.

Bupati menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada 3 orang calon Kepala SMP dan 11 orang calon Kepala SD yang tidak bisa diangkat dan ditetapkan sebagai kepala sekolah karena usia sudah lebih dari 56 tahun, “Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sumedang meminta maaf tidak dapat mengangkat bapak dan ibu karena peraturan perundangan tidak membolehkan hal tersebut. Terima kasih yang sebesar-besarnya dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian Bapak dan Ibu menjadi pelaksana tugas kepala sekolah selama ini,” ujar bupati. (Abas)

Advertisement

Categories: Pemerintahan