Kapolres Pimpin Pengamanan, PN Sumedang akan Kaji Keinginan FK-OTD Jatigede - El Jabar

Kapolres Pimpin Pengamanan, PN Sumedang akan Kaji Keinginan FK-OTD Jatigede

SUMEDANG, eljabar.com — Kapolres Sumedang, AKBP Eko Prasetyo memimpin pengamanan audensi warga masyarakat orang terkena dampak (OTD) Jatigede yang tergabung dalam Forum Komunikasi Orang Terkena Dampak (FK-OTD) Pembangunan Waduk Jatigede bersama Pengadilan Negeri (PN) Sumedang, di Kantor Pengadilan Negeri Sumedang Jl. Raya Sumedang-Cirebon Nomor 52, Desa Serang, Kecamatan Cimalaka, Senin (28/09/2020).

Audensi dipimpin Ketua FK-OTD pembangunan Waduk Jatigede Aden Tarsiman serta diikuti warga masyarakat OTD Jatigede sekitar 20 orang.

Kedatangan warga diterima Ketua Pengadilan Negeri Sumedang Flowerry Yulidas, didampingi Juru Bicara Pengandilan Negeri Sumedang Tofan Husma Pattimura, dan dihadiri Kapolsek Cimalaka Kompol Nanang Supriyanto, Kasat Intelkam Polres Sumedang AKP Kurniawan, Kasat Sabhara Polres Sumedang AKP M. Wahidin Agusni, beserta perwakilan Hakim Pengadilan Negeri Sumedang.

“Pada audiensi itu, FK-OTD Pembangunan Waduk Jatigede meminta PN Sumedang menerima pendaftaran gugatan sederhana (GS) warga OTD Jatigede karena yang sudah dilaksanakan sebelumnya adalah Gugatan Sederhana (GS). Mereka juga menolak terhadap Gugatan Biasa (G),” jelas AKBP Eko.

Sementara tanggapan PN Sumedang, antara lain, bahwa PN melaksanakan persidangan sesuai peraturan dan perkembangan hukum yang berkembang pada saat ini terkait dengan gugatan yang berlaku pada saat ini hanya dengan gugatan biasa bukan gugatan sederhana.

Setelah penelaahan dan koordinasi dengan Ketua Pengadilan Tinggi dan Wakil Ketua Pengadilan Tinggi untuk memastikan gugatan tersebut, maka PN menyarankan untuk dibentuk gugatan biasa, bukan gugatan sederhana.

“Saat mengajukan Gugatan Biasa, biaya yang harus dikeluarkan oleh penggugat sudah sesuai PNBP Pengadilana dan sudah terpampang di loby pengadilan, namun pada saat pandemi Covid-19 saat ini maka proses persidangan dilaksanakan melalui media elektronik, tidak langsung bertatap muka seperti biasanya,” tutur Eko menirukan ucapan pihak PN Sumedang.

Kemudian, sambungnya, pihak pengadilan akan mengkaji terhadap apa yang menjadi keinginan warga FK-OTD waduk Jatigede dari gugatan biasa menjadi gugatan sederhana. (Abas)

Categories: Regional