Keberhasilan Menekan Angka Infeksi Covid-19 Perlu Dukungan Semua Pihak pada AKB - El Jabar

Keberhasilan Menekan Angka Infeksi Covid-19 Perlu Dukungan Semua Pihak pada AKB

SUMEDANG, eljabar.com — Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang kembali melaporkan perkembangan pencegahan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sumedang pada Rabu, 10 Juni 2020 yang masih perlu lebih diwaspadai.

Perkembangan saat ini, jumlah pasien positif corona berdasarkan uji polymerease chain reaction (Swab) sebanyak 8 orang dari total 12 orang pasien terkonfirmasi positif SWAB. Dimana sebanyak 4 orang telah selesai dan dinyatakan sembuh.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Tonton sekaligus Kasubag Publikasi menyebutkan, berdasarkan hasil pemeriksaan Rapid Test, dinyatakan Reaktif Rapid Tes tidak ada, sehingga Jumlah total Reaktif Rapid Test sebanyak 71 orang, 66 orang dinyatakan selesai dan 3 orang meninggal.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah orang yang dirawat dengan memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfir masi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam, ISPA serta pneumonia maupun yang tidak bergejala, pada hari ini dinyatakan tidak ada PDP. Dari jumlah 53 orang,sebanyak 52 orang dinyatakan telah selesai menjalani perawatan dan 1 orang meninggal.

Secara umum jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Reaktif dan Non Reaktif Tidak ada.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah or ang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam atau ISPA tanpa pneumonia, jumlahnya seb anyak 13 orang, dinyatakan selesai menjalani masa pemantauan 965 orang, sehingga jumlah total sebanyak 978 orang.

Secara umum total Orang Dalam Pemantauan (ODP) Reaktif dan Non Reaktif adalah sebanyak 15 orang.

Orang Tanpa Gejala (OTG) adalah orang yang tidak memiliki gejala,t etapi pernah kontak erat dengan orang yang positif Covid-19, jumlahnya hari ini nol (Tidak ada).

Rapid Test yang telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan sampai dengan tanggal 10 Juni 2020 adalah selesai Rapid Test 3.265 orang dan selesai Rapid Test ulang 85 orang.

Sementara itu,hasil Rapid Test yang dilaksanakan secara masif dari tanggal 28 April 2020 sampai dengan 10 Juni 2020 dilakukan terhadap 1.672 orang dengan hasil sebanyak 1.641 orang negatif dan 31 orang reaktif.

Orang Dalam Risiko (ODR) adalah orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19, tetapi tidak memiliki gejala apapun jumlahnya sampai dengan tanggal 10 juni 2020 sebanyak 495orang, jumlah ini mengalami penurunan sebanyak 279 Orang dari hari sebelumnya yang berjumlah 774 orang.

Selanjutnya, perlu kiranya semua mafhum, bahwa selama vaksin dan obat Covid-19 belum ditemukan dan pengetesan belum maksimal, maka pembatasan sosial secara proporsional masih berjalan sesuai dengan sistem tingkat kewaspadaan / levelling masing-masing kabupaten/kota yang telah disusun oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan hasil levelling kabupaten / kota oleh Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, Kabupaten Sumedang bersama dengan 14 kabupaten/kota lain di Jawa Barat masuk ke dalam Zona Biru, yang artinya Kabupaten Sumedang bisa melakukan New Normal atau Adaptasi Kebiasaan Baru.

Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di Kabupaten Sumedang dimulai pada hari Selasa tanggal 2 Juni 2020, dimana di dalam pelaksanaan AKB termasuk pula adaptasi kegiatan ekonomi yang akan dilaksanakan secara bertahap dan dibarengi dengan peningkatan kewaspadaan individu di ruang publik.

AKB di sektor keagamaan diutamakan di tempat-tempat Ibadah di lingkungan perumahan atau kawasan kecil lainnya dengan standar protokol Covid-19, dan pengurus rumah ibadah wajib menyiapkan petugas untuk pengawasan penerapan protokol kesehatan di area rumah ibadah.

Rumah ibadah wajib melakukan pembersihan dan disinfeksi secara berkala, pembatasan jarak, pengaturan jumlah Jemaah / pengguna rumah ibadah, mempersingkat waktu pelaksanaan ibadah serta memasang imbauan penerapan protokol kesehatan.

Demi keselamatan dan terhindar dari risiko penularan, anak-anak, warga lansia dan penduduk yang memiliki penyakit bawaan agar beribadah di rumah saja.

Keberhasilan menekan angka infeksi Covid-19 ditentukan oleh dukungan semua pihak pada Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Berdasarkan hasil kajian, kata “normal” apapun imbuhannya diartikan kembali ke kondisi sebelum Covid. Untuk itu, kita agar tetap berhati-hati dan bertahap menjalankan AKB. Kepada seluruh warga Kabupaten Sumedang diimbau tetap menjaga jarak, mengurangi bepergian, menggunakan masker setiap keluar rumah dan rajin mencuci tangan memakai sabun.

Demikian, Siaran Pers Perkembangan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang pada hari ini Rabu tanggal 10 Juni 2020, kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sumedang diimbau agar tetap tenang dan waspada serta jangan panik dalam menghadapi situasi ini. Semoga Allah Subhanahu wata’ala selalu meridhoi segala upaya yang kita laksanakan. (Abas)

Categories: Pemerintahan