Kejuaran Catur Piala Bupati Sekaligus Promosikan Wisata di Sumedang

SUMEDANG, eljabar.com — Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir menyambut baik rencana Persatuan Catur Indonesia (Percasi) Kabupaten Sumedang menggelar Piala Bupati.

Dukungan tersebut disampaikan Bupati ketika menerima jajaran pengurus Percasi Kabupaten Sumedang di ruang tengah Gedung Negara, Senin (17/02/2020).

“Saya menyambut baik rencana ini dengan harapan bisa sukses yang diukur dari jumlah peserta dan kualitas penyelenggaraan,” ucap bupati di hadapan para pengurus Percasi.

Harapannya dengan menggelar kejuaraan catur se-Jawa Barat akan menghadirkan warga luar Sumedang untuk datang sebagai kesempatan promosi wisata.

“Di samping catur kitapun bisa mempromosikan wisata yang ada di Sumedang,” ucapnya.

Bupati juga mengusulkan, agar turut digelar kejuaraan antar siswa sekolah mulai tingkat SD untuk menghasikan bibit-bibit atlet sejak dini.

“Jadi ada kelas khusus mulai usia SD, SMP dan SMA yang nanti juara-juaranya terus dibina sehingga sasaran pembudayaan olahraga caturnya bisa tercapai, bisa berpsrestasi,” tuturnya.

Ajang tersebut juga sebagai sarana mencari bibit-bibit atlet berbakat dengan berkompetisi.

“Tidak mungkin maju kalau tidak berkompetisi. Kemajuan seorang atlet itu bisa dicapai ketika banyak ikut kompetisi dan banyak diasah. Jangan hanya jago kandang,” harapnya.

Dua target yang harus dicapai, lanjut bupati, yaitu pemasyarakatan olahraga catur dan pencetakan prestasi.

“Harus perbanyak kompetisi. Nanti gebyarnya berupa kejuaran daerah digelar satu tahun sekali misalnya di Hari Jadi Sumedang. Kita mendukung mudah- mudahan ke depannya,” pungkasnya.

Bupati mengapresiasi setinggi-tingginya pegurus Percasi atas pengabdianya selama ini membina dan mengembangkan organisasi catur di tengah-tengah mati suri.

“Terima kasih atas kesediaan dan pengabdianya untuk mengembangkan olahraga catur di Kabupaten Sumedang. Ke depannya bisa lebih maju, berkembang dan menghasilkan prestasi yang baik serta atlet-atlet yang bisa mengharumkan nama baik Kabupaten Sumedang,” ungkapnya.

Cecep Zakaria selaku Ketua Percasi Sumedang mengatakan, sejak dilantik pada Tahun 2018, pengurus Percasi yang baru sudah melaksanakan empat kali liga triwulanan.

“Di Kelurahan Kotakaler sudah dua kali pelaksanaan dan di SMP NU sudah dua kali juga. Ternyata antusias warga Sumedang atas olah raga yang sudah lama mati suri ini masih ada. Alhamdulillah sekarang sudah mulai menggeliat lagi,” ungkapnya.

Rencana akan digelarnya Piala Bupati berkaitan dengan agenda wajib pengurus cabang olahraga (Cabor) sebagaimana diatur dalam AD/ART bahwa salah satu kewajibannya yaitu harus melaksanakan Kejuaran Kabupaten (Kejurkab).

“Untuk Kejurkab ada tiga nomor kategori yang dipertandingkan, termasuk untuk kalangan pelajarnya. Untuk gebyarnya nanti adalah kejuaran non master se-Jawa Barat,” harapnya.

Ia menerangkan alasan rencana menggelar kejuaraan se-Jawa Barat adalah untuk melihat sampai sejauh mana kemajuan para pecatur Sumedang yang sudah empat kali melaksanakan liga.

“Kalau tanpa adanya perbandingan dengan pemain-pemain luar Sumedang, tidak kelihatan kemajuannya. Mudah-mudahan kami bisa melaksanakan kejuaran se-Jawa Barat kategori non master yang rencananya mempertandingkan tujuh nomor kategori,” ucapnya. (Abas)

Advertisement

Categories: Olahraga