Kolaborasi Kuat BRI–PWI Jabar, Bantuan Sembako Tuntas Disalurkan ke Masyarakat

BANDUNG, eljabar.com — Meski suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah telah berlalu, semangat berbagi justru semakin terasa. BRI Region 9 Bandung bersama Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat menunjukkan aksi nyata melalui program sosial bertajuk “BRI Berbagi Bahagia Bersama Insan Pers”.
Program ini bukan sekadar seremoni. Bantuan sembako yang disalurkan benar-benar menyasar masyarakat yang membutuhkan dan kini telah rampung didistribusikan secara menyeluruh.
Penyaluran bantuan tersebut ditandai dengan seremoni simbolis yang digelar pada 16 Maret 2026 di Kantor PWI Jawa Barat. Dalam kesempatan itu, LGA & Network Department Head BRI Region 9 Bandung, Teguh Agung Prihadi, menyerahkan langsung bantuan kepada jajaran pengurus PWI Jawa Barat sebagai mitra utama dalam aksi sosial ini.
Kolaborasi antara dunia perbankan dan insan pers ini menjadi bukti bahwa kepedulian sosial dapat terbangun melalui sinergi yang kuat. PWI Jawa Barat dinilai memiliki peran strategis karena kedekatan para jurnalis dengan kondisi riil masyarakat di lapangan, sehingga penyaluran bantuan bisa lebih tepat sasaran.
“Kegiatan ini adalah bentuk rasa syukur kami sekaligus komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban dan mempererat hubungan baik yang telah terjalin,” ujar Teguh.
Tak hanya mendapat respons positif, langkah BRI ini juga menuai apresiasi dari PWI Jawa Barat. Keterlibatan aktif insan pers dalam kegiatan sosial tersebut menjadi gambaran bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga mampu menjadi penggerak aksi kemanusiaan.
Program ini pun menjadi contoh bagaimana kolaborasi lintas sektor mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Kehadiran bantuan sembako di tengah kondisi pasca Lebaran dinilai sangat membantu warga yang membutuhkan.
Dengan tuntasnya program ini, BRI dan PWI Jawa Barat berharap semangat berbagi dan kebersamaan tidak berhenti sampai di sini, melainkan terus berlanjut sebagai gerakan sosial yang berkelanjutan. *red







