Kualifikasi, Kompetisi, dan Kinerja Adalah Syarat untuk Mendapatkan Jabatan di Sumedang - El Jabar

Kualifikasi, Kompetisi, dan Kinerja Adalah Syarat untuk Mendapatkan Jabatan di Sumedang

SUMEDANG, eljabar.com — Wakil Bupati Sumedang H Erwan Setiawan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman menghadiri Silaturahmi Praja IPDN Dengan IKAPTK (Ikatan Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongprajaan) Kabupaten Sumedang, bertempat di Shapire City Park, Senin (23/12/2019).

Silaturahmi dihadiri 15 orang Praja IPDN asal Sumedang dan para alumni APDN/STPDN/IPDN. Pada kesempatan tersebut para praja berkesempatan memperkenalkan diri masing-masing.

Sekda Kabupaten Sumedang Herman Suryatman yang juga merupakan alumni APDN dalam sambutannya berpesan kepada para praja IPDN agar setelah selesai menempuh pendidikan diharapkan dapat kembali lagi ke Kabupaten Sumedang untuk mengabdi di Sumedang.

“Kita sedang melakukan akselerasi dalam transformasi reformasi birokrasi. Jadi adik-adik bisa belajar banyak di Sumedang. Untuk mendapatkan jabatan di Sumedang tinggal kualifikasi, kompetisi, dan kinerja. Tidak usah repot-repot. Tidak ada jual beli jabatan,” ungkapnya.

Ia menerangkan,  memasuki era industri 4.0, kita harus bisa menempatkan diri sebagai kolaborator, mengkolaborasi potensi yang ada.

“Salah satunya dengan pentahelix yaitu ABCGM. A nya akedemisi, B nya bisnis, C nya community atau  masyarakat, G nya Govermment, dan M nya adalah media. Jika kita bisa manfaatkan, Insyaallah  ABCGM diorkestrasi oleh aparatur. Jadi tugas kita mengorkestrasi dengan baik,” ucapnya.

Ia menambahkan, output dan outcome IPDN harus berbeda dengan perguruan tinggi yang lainnya terkhusus karena ikatan dinas yang dibiayai negara.

“Jadi ASN yang berasal dari IPDN dengan ASN yang bukan berasl dari IPDN harusnya berbeda. Dari IPDN dibiayai oleh negara, jadi harus lebih baik dari yang lain,” ujarnya.

Wabup H Erwan Setiawan dalam sambutannya mengatakan, sebaik apapun program Bupati dan Wakil Bupati jika tanpa ditopang oleh Sekda, para kepala dinas, para camat dan pejabat lainnya, tidak akan berhasil.

“Kami ucapkan terima kasih kepada Pa Sekda dan seluruh jajaran SKPD, terutama yang dari APDN, STPDN, dan IPDN karena lulusannya lebih baik dari yang lainnya dan ke depan harus lebih baik lagi,” ucapnya.

Ia mengungkapkan, meskipun berapa persentasi ASN lulusan dari IPDN di Kabupaten Sumedang hanya sedikit tetapi diharapkan dapat menjadi contoh terbaik.

“Saya berharap harus memberikan warna yang lebih. Harus bisa memberi contoh yang lebih baik kepada yang lainnya,” ungkapnya.

Wabup berharap kepada para praja agar mampu menularkan kedisiplinan kepada ASN lainnya terutama ketika memasuki dunia kerja.

“Saya walaupun bukan lulusan taruna dan praja, saya tekankan ketika pertama memimpin di Sumedang adalah masalah kedisiplinan. Biasakan tepat waktu. Hindarkan hal-hal yang buruk,” tegasnya.

Wabup menambahkan, agar setiap gerak langkah dalam bekerja diniatkan ibadah.

“Jika niatnya ibadah, Insyaallah akan mempermudah  segala urusan kita. Mempermudah semua yang kita inginkan kalau niat kita bukan untuk mencari sesuatu,” ujarnya.

Wabup mengingatkan agar para praja banyak belajar dari para senior tentang keberhasilan mereka.

“Harus punya cita-cita, berlomba dengan sehat. Saya berharap 15 orang ini bisa bekerja di Kabupaten Sumedang untu bisa mengabdi di daerah asal,” tukasnya.

Wabup juga berpesan kepada para praja agar bisa menjaga nama baik Kabupaten Sumedang.

“Di kampus harus menjadi contoh bagi praja-praja yang lain. Jangan merasa jadi pribumi. Tetapi harus jadi pribumi yang baik,” pungkasnya. (Abas)

Categories: Pendidikan