Pemerintahan

Kunjungi Sumedang, Kuda Renggong Sambut Pejabat Prefektur Wakayama Jepang

SUMEDANG, eljabar.com — Pemerintah Kabupaten Sumedang kedatangan dua orang Pejabat Prefektur Wakayama Jepang selama dua hari, Jumat – Sabtu, 30 – 31 Agustus 2019, dalam rangka kunjungan balasan terhadap roadshow Pemkab Sumedang ke Jepang beberapa waktu lalu.

Delegasi Jepang tersebut diterima Bupati di Gedung Negara, Jumat (30/08/2019) dengan disambut oleh penampilan Kuda Renggong yang mampu memukau mereka.

Kedua orang delegasi tersebut adalah Hisatsugu Tajima selaku Direktur Utama Departemen Perencanaan Pemerintah Prefektur Wakayama dan Shinici Nagano dari Divisi Hubungan Internasional pada Departemen Perencanaan Pemerintah Prefektur Wakayama.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir didampingi Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan dan Sekretaris Daerah Herman Suryatman menyambut kunjungan tersebut dengan mengalungkan selendang kepada delegasi.

Kunjungi Sumedang, Kuda Renggong Sambut Pejabat Prefektur Wakayama Jepang (1)Bupati menyampaikan ucapan selamat datang kepada jajaran Wakayama Jepang yang telah melakukan kunjungan balasan ke Sumedang.

“Saya berharap kehadiran delegasi dari Jepang mampu mempererat hubungan antara Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan Pemerintah Wakayama,” ungkapnya.

Bupati menambahkan, kedatangan Pemerintah Wakayama menjadi kehormatan dan kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Sumedang.

“Diharapkan ke depan Jepang bisa berinvestasi dan mengembangkan kawasan industri di Kabupaten Sumedang. Kabupaten Sumedang juga akan kembali mengirimkan tenaga kerja ke Jepang,” tuturnya.

Hisatsugu Tajima Direktur mengucapkan terimakasih atas penyambutan kehadirannya di Kabupaten Sumedang yang sangat luar biasa.

“Ini merupakan pengalaman pertama kali saya menaiki Kuda Renggong dan merupakan pengalaman yang luar biasa. Saya disambut oleh anak-anak seperti idola pemain bola,” ujarnya yang diikuti tawa hadirin.

Dikatakan, Prefektur Wakayama sendiri adalah wilayah pegunungan sehingga tidak jauh berbeda dengan Sumedang. “Ketika tiba di Kabupaten Sumedang saya sudah seperti di Wakayama karena udara dan suasananya hampir sama dengan di sana,” ungkapnya.

Hisatsugu menyebutkan, banyaknya potensi di Kabupaten Sumedang menjadi daya tarik bagi Jepang untuk melakukan investasi.

“Saya akan memberitahukan kepada para investor di Jepang untuk berinvestasi di Sumedang dan mengimpor produk unggulan Kabupaten Sumedang ke Wakayama salah satunya ubi cilembu,” katanya.

Terkait pengiriman tenaga kerja dari Kabupaten Sumedang, pihak Wakayama sudah berkoordinasi dengan Kementerian Pariwisata akan kebutuhan tenaga kerja di sektor perhotelan. “Kami siap menampung lulusan akademi pariwisata untuk diperkerjakan di Wakayama,” ujar Hisatsugu.

Dikatakan pula bahwa saat ini di Jepang, jumlah penduduk usia lanjut mendominasi sehingga membuka peluang tenaga kerja di sektor perawat dan kesehatan. “Akan banyak panti-panti jompo dan fasilitas kesehatan yang membutuhkan tenaga medis dan perawat. Ini juga peluanb bagi Sumedang,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Sumedang menerima cinderamata dari pihak Prefektur Wakayama dan dilanjutkan kunjungan ke Museum Prabu Geusan Ulun dan Taman Hutan Raya Gunung Kunci. Pada malam harinya beristirahat dan makan malam di Kampung Toga dengan diiringi Seni Tarawangsa.

Keesokan harinya, Sabtu (31/8), delegasi akan mengunjungi SMK Pertanian Tanjungsari, Smart Farming Ubi Cilembu, Paralayang Toga, Pemandian air panas Sekarwangi dan Cileungsing, kawasan industri BUTOM (Buahdua, Ujungjaya, Tomo) dan Kawasan Ekonomi Khusus Pariwisata Jatigede. (Abas)

Show More
Back to top button