Kunker ke Bupati, Korem 062 Tarumanagara Dukung Penuh PSBB Kabupaten Sumedang - El Jabar

Kunker ke Bupati, Korem 062 Tarumanagara Dukung Penuh PSBB Kabupaten Sumedang

SUMEDANG, eljabar.com — Bupati Sumedang Dr. H Dony Ahmad Munir menerima kunjungan kerja Danrem 062/Tarumanagara Kolonel Inf. Parwito bertempat di IPP Kabupaten Sumedang, Senin (20/04/2020).

Tampak Hadir dalam kegiatan tersebut, Dandim 0610/Sumedang Letkol Arh Novianto Firmansyah S.E., M.Tr (Han), Danyon 301 Prabu Kian Santang Mayor Inf. Wahyu Alfian Arisandi, Wakapolres Sumedang Kompol Galih Ramdani, S.I.K, dan Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman.

Danrem dalam arahannya mengatakan, penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Bandung Raya paling banyak dilibatkan wilayah Korem 062 Tarumanagara.

“Jadi mulai Kodim Cimahi, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, Kodim 0624 Kabupaten Bandung, sampai 0610 Kabupaten Sumedang (semua terlibat). Terima kasih atas persiapan penerapan PSBB yang akan dilaksanakan mulai tanggal 22  April mendatang,” ungkapnya.

Ia menambahkan, perlunya sosialisasi dan antisipasi  sehubungan  dengan adanya penerapan PSBB ini.

“Tentunya akan ada pengetatan-pengetatan di segala bidang. Covid 19 tidak hanya berdampak pada kesehatan saja, tetapi dampak ekonominya luar biasa. Bahkan kalau kita tidak mengantisipasi ini, akan terjadi dampak sosial,” ujarnya.

Bupati dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas perhatian bantuan dan kerja sama semua unsur selama ini dalam menjaga kondusifitas Sumedang.

“Kami merasa terbantu dan bersyukur kepada Allah. Forkopimda sangat kompak dan bekerja keras untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumedang,” ucapnya.

Bupati juga memohon doaanya agar pelaksanaan PSBB di Kabupaten Sumedang dapat berjalan dengan lancar.

“Insyaallah pelaksanan PSBB cukup 14 hari. Kunci supaya tidak bertambah lagi (waktu pelaksanaannya) adalah seluruh masyarakat Kabupaten Sumedang tetap disiplin dalam menjalankan PSBB ini,” ungkapnya.

Bupati  juga memaparkan ‘handbook’ tentang pelaksanaan PSBB di Kabupaten Sumedang.

“Sumedang dekat dengan satu hamparan dengan Bandung sebagai epicentrum Covid 19 di Bandung Raya ini. Di perbatasan ada pabrik-pabrik besar yang jumlah karyawannya banyak dan bukan hanya warga Sumedang tetapi ada warga Bandung,” tuturnya.

Ia juga menerangkan bahwa ODR di Kabupaten Sumedang ada sekitar 7.000 orang.

“Ini yang melandasi kami harus masuk PSBB. Kita ingin mengoptimalkan pecegahan penyebaran virus Covid 19 sehingga tidak ada penyebaran yang masif,” imbuhnya. (Abas)

Categories: Regional