Lompatan Perubahan, Pemkab Sumedang Selenggarakan Forum Perangkat Daerah

SUMEDANG, eljabar.com — Dalam rangka memfasilitasi usulan program dan kegiatan Tahun 2021, Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Sumedang menyelenggarakan Forum Perangkat Daerah bertempat di Aula Tampomas Setda, Komplek Induk Pusat Pemerintahan, Rabu (19/02/2020).

Tema yang diusung adalah “Penguatan Infrastruktur Pelayanan Dasar yang Menunjang Pertumbuhan Ekonomi serta Optimalisasi Pembangubab SDM yang Agamis, Produktif dan Mandiri”.

Berdasarkan laporan Kabag Keuangan Setda Idah Choeriyah selaku pelaksana teknis kegiatan, forum diikuti oleh jajaran Komisi DPRD, para pejabat dan pegawai Setda, perwakilan OPD, delegasi dari Kecamatan dan Forum Delegasi Musrenbang (FDM).

“Sedangkan narasumbernya adalah para Ketua Komisi, Kepala Bappppenda dan Tim Fasilitator,” ujarnya.

Maksud dilaksanakan forum tersebut, lanjut Idah, adalah untuk menyelaraskan prioritas dan sasaran Setda dengan arah kebijakan prioritas dan sasaran kabupaten.

“Tujuannya adalah membahas dan menyepakati usulan program dan kegiatan yang telag sisampaikan oleh masing-masing Bagian, menyelaraskan program dan kegiatan dalam rangka optimalisasi pencapaian sasaran, serta menyesuaikab pendanaan program dan kegiatan berdasarkan pagu indukatif,” tuturnya.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Herman Suryatman menjelaskan bahwa hasil Forum Perangkat Daerah nantinya akan dibawa ke forum Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten yang rencananya akan dilaksanakan antara tanggal 16 dan 17 Maret 2020.

“Pertemuan ini bukan seremonial semata, tetapi jembatan untuk melakukan lompatan perubahan karena sebagai koordinator dan perumus kebijakan, Setda sangat menentukan kinerja seluruh Perangkat Daerah dan nasib ribuan PNS di Sumedang,” ucapnya.

Sekda juga memaparkan beberapa rencana kerja yang akan dilaksanakan pada tahun 2021 mendatang diantaranya penguatan pembinaan SAKIP di Kecamatan, penerapan Manajemen Kinerja di Setda dan Bappppeda, serta penyederhanaan birokrasi beberapa Perangkat Daerah, termasuk di Setda.

Dikatakan, berbagai masukan baik dari peserta SKPD maupun Komisi DPRD akan diterima sebagai motivasi untuk berbuat lebih baik lagi.

“Masukan tersebut tentu akan sangat berguna bagi kami dalam merumuskan kebijakan dan program kerja kami,” tuturnya.

Sekda juga mengingatkan agar dalam pelaksanaannya nanti jangan terpaku kepada anggaran atau pagu indikatif, tetapi harus kreatif dalam memanfaatkan potensi yang ada.

“Kita bisa bercermin dari beberapa kegiatan yang minim bahkan tidak ada anggarannya, tapi kita tetap bisa laksanakan. Contohnya pelaksanaan e-office, SAKIP Desa, start up usaha di desa melalui KKN mahasiswa, dan pengadaan gadget untuk digunakan di Posyandu,” ucapnya. (Abas)

Advertisement

Categories: Pemerintahan