LPPNU PCNU Sumenep Siapkan Gerakan Pertanian Mandiri untuk Perkuat Ketahanan Pangan Umat

SUMENEP, Eljabar.com – Lembaga Pengembangan Pertanian Nahdlatul Ulama (LPPNU) PCNU Sumenep menegaskan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan umat melalui program pertanian berkelanjutan yang berbasis pemberdayaan masyarakat desa dan penguatan produksi pangan lokal.
Komitmen tersebut disampaikan Ketua LPPNU PCNU Sumenep, Ahmad Wasil, saat pelantikan Pengurus PCNU Sumenep Masa Khidmat 2026–2031 di Pondok Pesantren Al-Karimiyyah Baraji, Sabtu (16/05/2026).
Menurutnya, isu ketahanan pangan menjadi tantangan serius yang harus direspons bersama, terutama di tengah ancaman krisis pangan global dan dampak perubahan iklim yang semakin dirasakan masyarakat.
“LPPNU berkomitmen memperkuat ketahanan pangan umat melalui peningkatan produksi pangan lokal, pendampingan petani, optimalisasi lahan pertanian, serta pengembangan pertanian berbasis kearifan lokal,” ujarnya.
Ia menambahkan, LPPNU juga akan fokus mengembangkan sistem pertanian organik dan ramah lingkungan guna menjaga keberlanjutan sektor pertanian di masa mendatang.
Program tersebut meliputi pengembangan pupuk organik, pengurangan penggunaan bahan kimia, hingga edukasi pertanian berkelanjutan untuk menjaga kesuburan tanah dan kesehatan masyarakat.
Selain itu, LPPNU PCNU Sumenep berencana menggagas Sekolah Tani Nahdliyin sebagai wadah pelatihan bagi petani muda dan masyarakat desa. Program ini akan difokuskan pada peningkatan kapasitas petani dalam penerapan teknologi pertanian modern, pengelolaan pascapanen, hingga pemasaran digital hasil pertanian.
Dalam upaya memperkuat ekonomi masyarakat desa, LPPNU juga akan membangun jejaring koperasi, kelompok tani, dan kemitraan strategis guna meningkatkan kesejahteraan petani serta memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.
Tak hanya sektor pertanian, lembaga tersebut juga memberi perhatian pada gerakan penghijauan dan konservasi lingkungan melalui penanaman pohon produktif, rehabilitasi lahan kritis, serta kampanye sadar lingkungan.
“Ini bagian dari ikhtiar menjaga bumi dan masa depan generasi mendatang,” katanya.
Di era transformasi digital, LPPNU PCNU Sumenep juga mendorong digitalisasi sektor pertanian melalui sistem informasi hasil tani dan promosi produk lokal berbasis platform digital agar petani mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Pihaknya pun menyiapkan langkah mitigasi menghadapi perubahan iklim dan ancaman krisis pangan melalui edukasi masyarakat serta penguatan kolaborasi lintas sektor.
“Dengan semangat khidmat, gotong royong, dan keberpihakan kepada rakyat kecil, LPPNU siap menjadi motor penggerak pertanian yang mandiri, hijau, produktif, dan berkeadilan demi kemaslahatan umat serta kemajuan Sumenep,” pungkasnya.(Ury)







