Memahami Sejumlah Prioritas Dalam Pembangunan Jawa Barat - El Jabar

Memahami Sejumlah Prioritas Dalam Pembangunan Jawa Barat

ADIKARYA PARLEMEN

 

BANDUNG, elJabar.com — Perencanaan pembangunan diarahkan untuk memperkuat bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan infrastruktur. Kebijakan tersebut diarahkan pula kepada sektor yang produktif, melalui kebijakan afirmatif dan pembangunan yang berkeadilan, menyentuh hingga ke masyarakat pedesaan.

Sejumlah isu strategis pembangunan Jawa Barat Tahun 2020 diantaranya masalah kualitas nilai kehidupan dan daya saing sumber daya manusia, persoalan kemiskinan, pengangguran dan masalah social. Kemudian pertumbuhan dan pemerataan pembangunan sesuai daya dukung dan daya tampung lingkungan. Lalu isu lainnya adalah masalah produktivitas dan daya saing ekonomi yang berkelanjutan,  dan isu reformasi birokrasi.

Dalam pembangunan daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2020 dijelaskan Anggota Komisi 4 DPRD Jawa Barat, H. Kasan Basari, prioritas pembangunan merupakan agenda dalam pembangunan pemerintah daerah tahunan yang menjadi tonggak capaian antara, menuju sasaran lima tahunan dalam RPJMD Provinsi Jawa Barat Tahun 2018-2023, melalui rencana program pembangunan daerah tahunan.

Prioritas pembangunan daerah dirumuskan dari isu strategis, strategi dan kebijakan pembangunan Jawa Barat, yang diselaraskan dengan sasaran misi RPJMD tahun berjalan, berkorelasi dengan pencapaian prioritas pembangunan nasional.

“Dalam kebijakan ini, tentunya juga tidak lepas dari kebijakan pengembangan wilayah dan pembangunan dalam RTRW dan peraturan perundang-undangan terbaru lainnya,” ujar H. Kasan Basari, kepada elJabar.com.

Dalam menentukan prioritas pembangunan. Didasarkan pada urutan proses dari setiap prioritas pembangunan, sampai dengan indikasi kegiatan prioritas, kemudian menetapakan sejumlah prioritas pembangunan.

Dimana dalam prioritas pembangunan Jawa Barat tersebut diantaranya adalah akses pendidikan, pelayanan kesehatan, pertumbuhan ekonomi, pengembangan destinasi dan infrastruktur, pendidikan agama, infrastruktur konektivitas wilayah, gerakan membangun desa serta  inovasi pelayanan public dan penataan daerah.

“Untuk prioritas pendidikan, sasaran ditujukan untuk mencapai sejumlah prestasi yang dapat diakses bagi seluruh masyarakat semua kalangan,” jelas Kasan Basari.

Sedangkan untuk layanan kesehatan, kebijakan desentralisasi pelayanan kesehatan, diharapkan mampu melayani kebutuhan kesehatan masyarakat secara optimal.

Layanan kesehatan yang unggul, tentu dengan harapan masyarakat tidak ada lagi yang terhambat dalam mendapatkan layanan kesehatannya. Juga tidak ada lagi anak-anak yang terhambat prestasi, gara-gara buruknya gizi dan layanan kesehatan.

“Tidak ada lagi layanan kesehatan masyarakat yang terlantar, dan tidak ada lagi prestasi anak-anak Jawa Barat menjadi tertinggal gara-gara kurangnya layanan kesehatan,” beber H. Kasan.

Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi umat yang berbasis inovasi, program kegiatan diarahkan pada Petani Juara, Nelayan Juara, Industri Juara, Pasar Juara, UMKM Juara dan Wirausaha Juara.

Sasaran ini menurut Kasan Basari, tentunya dengan target mampu menciptakan kesejahteraan bagi ekonomi masyarakat di berbagai sector.

“Nelayan dan petani yang unggul dalam bidangnya, serta industry yang maju, tentunya diharapkan berdampak pada kesejahteraan ekonomi masyarakat,” harapnya.

Sejumlah prioritas kegiatan juga ada yang diarahkan untuk penguatan ekonomi di perdesaan serta masyarakat kurang mampu. Seperti program subsidi gratis ekonomi lemah. Ini masih menjadi bagian dari prioritas dalam pembangunan Jawa Barat.

Gerakan membangun desa dengan sasaran satu desa satu BUMDes, kampung keluarga, desa sejahtera mandiri, desa wisata serta penguatan infrastruktur perdesaan.

Subsidi gratis untuk golongan ekonomi lemah, yaitu melalui layanan kesehatan, sekolah gratis, perbaikan rumah tidak layak huni bagi masyarakat yang tidak mampu.

Kita masih ada subsidi gratis untuk ekomoni lemah. Itu masih menjadi prioritas juga,” pungkasnya. (muis)

Categories: Pemerintahan