Merasa Sehat Belum Tentu Sehat, Dokter Agung: Medical Check-Up Kunci Deteksi Penyakit Sejak Dini

BANDUNG, eljabar.com — Banyak penyakit berbahaya berkembang tanpa gejala pada tahap awal. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala atau medical check-up menjadi langkah penting untuk mendeteksi penyakit sejak dini sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius.
Hal tersebut disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung sekaligus dokter spesialis penyakit dalam, Dr. dr. Agung Firmansyah Sumantri, Sp.PD., KHOM., MMRS., FINASIM, dalam Sonata Talkshow berkolaborasi dengan PR FM bertajuk “Merasa Sehat Belum Tentu Sehat: Mengapa Medical Check-Up Penting?”, Rabu (3/6/2026).
Menurut Agung, masih banyak masyarakat yang menganggap dirinya sehat hanya karena tidak merasakan keluhan. Padahal, sejumlah penyakit kronis seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi hingga gangguan ginjal sering kali berkembang secara diam-diam tanpa gejala yang jelas.
“Berbeda antara tidak ada gejala dengan tidak ada penyakit. Banyak penyakit pada stadium awal tidak menimbulkan keluhan sehingga baru diketahui saat kondisinya sudah lebih berat,” ujar Agung.
Ia menjelaskan, hipertensi atau tekanan darah tinggi kerap tidak menimbulkan gejala meskipun tekanan darah sudah berada pada angka yang berbahaya. Jika tidak terdeteksi dan ditangani, kondisi tersebut dapat merusak berbagai organ penting, terutama ginjal dan jantung.
Selain hipertensi, diabetes juga termasuk penyakit yang sering tidak disadari penderitanya. Bahkan pada fase prediabetes, seseorang dapat terlihat sehat meskipun risiko penyakit sudah mulai meningkat.
“Kalau ditemukan lebih awal, perubahan pola hidup seperti menjaga pola makan dan rutin berolahraga bisa dilakukan untuk mencegah penyakit berkembang lebih jauh,” jelasnya.
Agung juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dislipidemia atau kadar kolesterol tinggi yang dapat memicu penumpukan lemak pada pembuluh darah. Dalam jangka panjang, kondisi ini berisiko menyebabkan penyakit jantung koroner dan stroke.
Tak hanya penyakit metabolik, sejumlah jenis kanker juga dikenal sebagai silent killer karena sering tidak menunjukkan gejala pada tahap awal. Pada perempuan, kanker payudara dan kanker serviks menjadi ancaman yang perlu diwaspadai. Sementara pada laki-laki, kanker prostat dan kanker paru-paru termasuk penyakit yang membutuhkan deteksi dini.
Menurutnya, salah satu alasan masyarakat enggan melakukan medical check-up adalah rasa takut mengetahui hasil pemeriksaan. Selain itu, sebagian orang merasa dirinya masih sehat sehingga menganggap pemeriksaan kesehatan tidak diperlukan.
“Padahal justru dengan mengetahui penyakit sejak dini, penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan peluang keberhasilan pengobatan jauh lebih besar,” katanya.
Terkait biaya pemeriksaan, Agung mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan kesehatan yang tersedia di fasilitas kesehatan pemerintah, termasuk program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dapat diakses melalui puskesmas.
Melalui program tersebut, masyarakat akan menjalani skrining awal guna mengidentifikasi faktor risiko penyakit. Jika ditemukan indikasi tertentu, pasien dapat dirujuk untuk menjalani pemeriksaan lanjutan sesuai kebutuhan.
Agung juga menjelaskan pentingnya menyesuaikan jenis pemeriksaan kesehatan berdasarkan kelompok usia.
Pada usia 20 tahun ke atas, pemeriksaan dasar seperti indeks massa tubuh, tekanan darah, kadar kolesterol, dan profil lipid dianjurkan dilakukan setiap tiga tahun sekali. Memasuki usia 30 tahun, pemeriksaan dapat ditambah dengan evaluasi fungsi ginjal, fungsi hati, dan risiko penyakit kardiovaskular.
Sementara pada usia 40 tahun ke atas, pemeriksaan kesehatan sebaiknya dilakukan setiap tahun. Pemeriksaan meliputi Rekam Jantung (EKG), skrining penyakit jantung dan stroke, pemeriksaan mata, hingga deteksi dini berbagai jenis kanker.
“Semakin bertambah usia, semakin banyak aspek kesehatan yang perlu diperiksa. Tujuannya bukan untuk menakut-nakuti, tetapi agar penyakit dapat diketahui lebih awal dan ditangani dengan tepat,” pungkasnya.
Melalui edukasi ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa merasa sehat belum tentu berarti terbebas dari penyakit. Pemeriksaan kesehatan berkala merupakan investasi penting untuk menjaga kualitas hidup, mencegah komplikasi, dan meningkatkan peluang hidup sehat di masa depan. *red







