Organda Sumedang Telah Banyak Berkontribusi Bagi Pemerintah dan Warga….!

SUMEDANG, eljabar.com — Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan beraudiensi dengan DPC Organda Kabupaten Sumedang di ruang kerjanya di IPP, Senin (25/11/2019).

Audiensi yang turut dihadiri Kadis Perhubungan beserta jajarannya tersebut dalam rangka silaturahmi antara jajaran Organda Kabupaten Sumedang dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang sekaligus membicaraka terkait permasalahan yang terjadi setelah diberlakukannuya rekayasa jalur di Jalan Mayor Abdurahman dan Jalan Tampomas.

Kadis Perhubungan Surrys Laksana Putra mengatakan, Organisasi Angkutan Darat (Organda) merupakan mitra  Dinas Perhubungan perannya sangat penting dalam angkutan orang dan barang.

“Jajaran Organda merupakan mitra kami di Dinas Perhubungan dalam menjalankan tugas-tugas urusan perhubungan karena salah satu objeknya adalah masalah angkutan baik orang maupun barang. Merekalah yang punya andil  di lapangan sehingga situasi dan kondisi lalu lintas angkutan orang ataupun barang sampai saat ini cukup kondusif,” ungkap Surrys.

Ketua Organda Kabupaten Sumedang Diki Suharto mengakui bahwa pihaknya telah berkontribusi dalam angkutan.

“Organda sebagai organisasi profesi dalam angkutan barang maupun orang telah banyak berkontribusi bagi pemerintah dan warga,” tuturnya.

Diki menyebutkan, semenjak diberlakukannya rekayasa satu arah di Jalan Mayor  Abdurahman dan Jalan Tampomas pihak angkutan 03 dan 07 mendapat beberapa kendala ketika sedang beroperasi di lapangan.

“Untuk angkutan 03 dan 07 dampak itu sangat terasa. Apalagi banyak perebutan antara penumpang. Untuk itu, saya harap pemerintah memiliki solusi mencari jalur jalan yang terbaik dan segera bisa terpecahkan,” ungkap Diki.

Wabup H Erwan Setiawan pun menanggapi dan merespon  keluhan dilontarkan oleh Ketua Organda beserta jajarannya tersebut.

“Kemarin memang Pemda mencoba rekayasa seperti itu agar tidak terjadi penumpukan kendaraan dari arah Taman Endog. Untuk alternatif lain sedang kita kaji.  Ke depan Jalan Mayor Abdurahman akan kita akan perlebar dan selokannya akan ditutup untuk jalan. Sedangkan dari Bundaran  Binokasih sampai Bundaran Alamsari akan kita beri pembatas jalan,” tuturnya.

Wabup meminta waktu untuk melakukan pertemuan selanjutnya dengan Dinas Perhubungan dan Organda agar dapat menghasilkan rekayasa jalan secantik mungkin dan tidak pihak ynag merasa dirugikan.

“Mohon diberi waktu untuk dikaji dan dibahas lagi sehingga jalur rekayasa bisa diperbaiki dan tidak akan merugikan pihak manapun,” ujar wabup.

Wabup mengatakan,  pemerintah berkomitmen untuk lebih menghidupkan para angkutan yang ada di Kabupaten Sumedang.

“Kita juga sudah membuat surat himbauan agar menggunakan kendaraan umum setiap Jumat, itu semua agar angkutan umum bisa lebih menghidupkan angkutan umum,” ucapnya.

Terkait dengan Kabupaten Sumedang yang sudah dicanangkan sebagai kota pariwisata, ia meminta agar awak angkutan turut berpartisipasi dalam kebijakan tersebut.

“Saya harapkan awak angkutan dapat menjadi tour guide untuk pariwisata di Kabupaten Sumedang sehingga  selaras dengan  Kabupaten Sumedang yang sudah dicanangkan menjadi kota pariwisata pada tanggal 26 September 2019,” katanya.

Wabup berharap ke depan para supir angkutan mendapatkan pengarahan  agar dapat mengenalkan tempat-tempat kuliner dan wisata yang ada di Kabupaten Sumedang kepada para wisatawan. (Abas)

Categories: Pemerintahan

Tags: ,,