Ormas MKGR Jawa Barat dan MKGR Kabupaten Sumedang Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Aula Desa Cilayung – El Jabar

Ormas MKGR Jawa Barat dan MKGR Kabupaten Sumedang Pantau Pelaksanaan Vaksinasi Massal di Aula Desa Cilayung

JATINANGOR,eljabar.com – program vaksinasi massal yang digagas Pemkab Sumedang, terutama target 70 persen bagi warga Jatinangor dan Tanjungsari, terus diupayakan tersasar ke setiap pelosok desa. Selasa (10/8) vaksinasi massal bagi 100 warga Desa Cilayung Kecamatan Jatinangor digelar di Aula Desa Cilayung dengan dihadiri peserta vaksin dari usia 12 tahun ke atas sampai Lansia.

Berterapatan dengan itu, guna memantau lancarnya acara, Ormas Musyawarah Keluarga Gotong Royong (MKGR) Jawa Barat dan MKGR Kabupaten Sumedang memantau pelaksanaan vaksinasi massal di Aula Desa Cilayung, yang turut dihadiri Forkopimcam Jatinangor dan Puskesmas DTP Jatinangor.

Ketua MKGR Provinsi Jawa Barat, Djoko Roespinoedji mengatakan, vaksinasi massal ini berkat kerja sama Ormas MKGR Jabar dengan Dinkes Provinsi Jabar, dengan target 50.000 vaksin yang akan disebar ke beberapa daerah di Jabar. Kegiatan kunjungan ini kali keempat yang sudah dilakukan dengan target yang telah dicapai sebanyak 10.000 vaksin.

“Kami bekerja sama dengan Dinkes Provinsi Jabar, sudah hampir 10.000 yang berjalan, dengan target sampai 50.000. Selain gagasan MKGR, juga kerjasama dengan Universitas Widyatama,” ujarnya.

Selain bergerak di vaksinasi, ormas MKGR juga turut membantu pemulihan ekonomi dampak covid 19, dengan memberikan stimulan bantuan UMKM, masker, hand sanitizer, dan bantuan sembako.

“Bahkan kami juga turut terlibat dalam kegiatan bakti sosial bencana longsor Cimanggung. Kami apresiasi kepada ketua MKGR Kabupaten Sumedang Asep Kurnia yang selalu respon dan cepat tanggap mengenai permasalahan sosial di wilayahnya. Sehingga, kami jadi tahu dan turut terlibat,” katanya.

Sementara itu, Ketua MKGR Kabupaten Sumedang yang juga anggota DPRD Sumedang dari Partai Golkar Asep Kurnia, mengatakan kunjungannya tersebut dalam rangka memantau jalannya vaksinasi sekaligus memberikan edukasi kepada warga agar jangan takut divaksin. Sebab, target 70 persen vaksinasi atau 93000 dari jumlah populasi warga Jatinangor dan Tanjungsari memang prioritas Pemkab Sumedang dalam rangka membentuk herd immunity menjelang tatap muka perkuliahan di kawasan pendidikan Jatinangor.

“Ya selain memfasilitasi vaksinasi, kami juga memberikan suplai vitamin, hand sanitizer, masker, dan handuk ke warga dan tenaga kesehatan (Nakes). Intinya, bagaimana memberikan edukasi ke warga bagaimana cara memastikan warga agar mau divaksin. Setelah tahu, manfaat dan keuntungan divaksin, akhirnya warga mau divaksin. Kan sekarang pada kenyataanya warga gak mau divaksin karena tidak tahu manfaatnya, informasi yang kurang akurat sehingga ada ketakutan di warga. Nah, kami apresiasi ke petugas kesehatan karena bisa memastikan vaksin itu aman dan tidak ada efek negatif,” kata Asep Kurnia.

Akur sapaan akrabnya menambahkan, selain warga, yang patut diperhatikan juga tenaga kesehatan. Seperti keamanan, jaminan keselamatan kerja, dan dorongan dalam hal sarana dan prasarana. Jangan sampai Nakes malah terpapar akibat kecapaian dalam memvaksin warga. Sehingga, pihaknya memberikan cinderamata kepada Nakes agar semangat dalam bertugas.

“Semoga vaksinasi massal ini berjalan dengan baik, sehingga vaksinasi massal ini kelar digelar serentak di seluruh Indonesia dan selalu menjaga protokol kesehatan. Termasuk kesehatan dan keselamatan Nakes agar harus benar benar diperhatikan,” katanya.(abas)

Categories: Regional