Pekerjaan Bendungan Tugu Dikebut, Impounding Juni 2021 - El Jabar

Pekerjaan Bendungan Tugu Dikebut, Impounding Juni 2021

Trenggalek, eljabar.comMonitoring dan evaluasi yang intens dilaksanakan Kejaksaan Negeri Trenggalek memiliki peran dan fungsi pengamanan strategis, terutama pada pelaksanaan proyek strategis nasional seperti pembangunan bendungan Tugu yang terletak di Desa Ngelinggis, Kecamatan Tugu, Kabupaten Trenggalek.

Hal ini sesuai dengan Instruksi Kejagung Nomor 7 tahun 2019 tentang Pelaksanaan Keputusan Jaksa Agung Nomor 345 tentang Pencabutan Keputusan Jaksa Agung Nomor: KEP-152/A/JA/10/2015 tentang Pembentukan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan Kejaksaan Republik Indonesia Sebagaimana Telah Diubah dengan Keputusan Jaksa Agung Nomor: KEP-059/A/JA/03/2018 tentang Perubahan Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintahan dan Pembangunan.

Pada diktum Ketiga Instruksi Jaksa Agung yang diterbitkan 22 November 2018 tersebut memerintahkan Kepala Kejaksaan Negeri untuk melaksanakan langkah-langkah strategis sehingga seluruh permasalahan yang menjadi kendala pelaksanaan pembangunan direduksi sesuai peraturan perundang-undangan.

Dengan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Trenggalek, Darfiah, tim monitoring dan evaluasi (monev) korp adhyaksa yang dinahkodainya melaksanakan rangkaian kegiatan monev pelaksanaan Pembangunan Bendungan Tugu, Selasa (17/11/2020).

Kepada sejumlah media, Darfiah menjelaskan, progres pembangunan Bendungan Tugu telah mencapai 78,06 persen. Bahkan, pihaknya tidak menemukan permasalahan yang signifikan. Meskipun menyisakan beberapa bidang yang belum dibebaskan, ia optimis permasalahan tersebut segera rampung.

“Yang belum bebas semuanya berada di luar konstruksi bendungan dan itu tidak akan mengganggu progres pekerjaan fisik”, kata Darfiah yang sebelumnya menjabat Kepala Kejaksaan Negeri Paser Penajam Utara, Kalimantan Timur.

Sementara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Tanah Bendungan BBWS Brantas, Deni Bayu Prawesto merinci lahan yang belum dibebaskan ketika menerima kunjungan tim monev Kejari Trenggalek, Selasa, (17/11/2020).

Dari 74 bidang, imbuh Deni, 54 bidang masih menunggu proses persetujuan pembayaran Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), 14 bidang belum dilakukan proses pembebasan dan 10 bidang masih dalam proses perhitungan tim appraisal.

“Proses pembebasan terhadap 14 bidang dilaksanakan secara simultan dengan perhitungan appraisal 10 bidang akan segera keluar bulan ini dan 54 bidang yang masih proses persetujuan pembayaran LMAN,” kata Deni.

PPK Pembangunan Tugu, Yudha Tantra Achmadi, menegaskan, meskipun pembebasan lahan masih menyisakan beberapa bidang yang belum dibebaskan pekerjaan konstruksi Bendungan Tugu terus berjalan.

Masih kata Yudha, pembangunan Bendungan Tugu terdiri dari dua paket pekerjaan yakni Pembangunan Bendungan Tugu Tahap II dan pekerjaan spillway dengan rincian progres masing-masing pekerjaan adalah 65,84 persen dan 68,67 persen.

“Jadi progres seluruh pekerjaan mulai tahap satu, tahap dua dan pekerjaan spillway sudah mencapai 78,06 persen,” kata Yudha.

Meski proses pekerjaan pembangunan Bendungan Tugu terdampak oleh kebijakan refocusing anggaran namun hal itu tidak akan memengaruhi pekerjaan fisik. Kontraktor pelaksana tetap berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang ditetapkan dalam kontrak.

Terpisah, peneliti Surabaya Institute Governance Studies, Rizkita Bethari, menilai komitmen kuat dari stake holder pelajsanaan pembangunan Bendungan Tugu akan memenuhi rencana pengaliran awal (impounding) pada Juni 2021 mendatang. Ia meyakini rencana impounding tersebut telah diperhitungkan dengan matang.

“Manfaat Bendungan Tugu sudah lama ditunggu masyarakat”, kata Rizkita. (*/wan)

Categories: Nasional