Pemkab Gelar Bimtek Pengawasan Intern Berbasis Resiko Bagi ASN Sumedang

SUMEDANG, eljabar.com — Dalam rangka memperdalam wawasan dan kapabilitas Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Inspektorat Kabupaten Sumedang yang bertugas sebagai Aparat Pengawasan Intern Pemerintahan (APIP), Inspektorat Kabupaten Sumedang menggelar Bimbingan Teknis Pengawasan Intern Berbasis Resiko di Ruang Nusantara Hotel Khatulistiwa Jatinangor, Rabu (05/02/2020).
Kegiatan dibuka secara langsung oleh Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir. Terhitung tiga hari kedepan mulai tanggal 5 sampai 7 Februari jajaran ASN di kantor Inspektorat Kabupaten Sumedang akan mendapat bimbingan dan materi dari BPKP Perwakilan Jawa Barat dan Kemenpan RB RI.
Kepala Inspektorat Kabupaten Sumedang Subagio menjelaskan, kegiatan Bimtek ini sudah di rencanakan jauh jauh hari. Ia mengatakan, walaupun sebelumnya para ASN di lingkungan Inspektorat sudah pernah melaksanakan diklat, namun hal itu belum bisa dilaksanakan secara menyeluruh.
Untuk itu, pihaknya meminta BPKP untuk memberikan pembekalan kepada para aparatur pengawas untuk mempertahankan dan meningkatkan standar SPIP maupun kapabilitas APIP di Inspektorat Kabupaten Sumedang ke level selanjutnya.
“Level 3 betul-betul harus diupgrade lagi, baik mengenai manajemen resikonya, perencanaan pengawasan berbasis resiko, kemudian audit kinerja dan probity audit serta hal lain yang menyangkut kegiatan APIP itu sendiri,” ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk mencapai target level selanjutnya, profesionalisme kinerja pengawas senantiasa harus bisa dipertanggungjawabkan, karena menurutnya hal ini sangat berpengaruh terhadap perkembangan pembangunan di kabupaten Sumedang.
“Target Bupati kalau sudah level 3 harus level 4, baik itu SPIP maupun kapabilitas APIP. Oleh karena itu, untuk mencapai level selanjutnya kemampuan aparatur pengawas harus bisa dipertanggung jawabkan,” jelasnya.
Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dalam arahannya secara khusus menyampaikan apresiasi kegiatan yang dilaksanakan serta kinerja membanggakan yang telah ditunjukan oleh inspektorat dengan capaian kapabilitas APIP level 3.
Ia menilai, hal ini menandakan bahwa APIP Sumedang sudah semakin baik dan semakin meningkat. Ia pun mengharapkan capaian tersebut dapat terus pertahankan dan lebih ditingkatkan lagi.
“Terakhir saya mendapatkan penghargaan SPIP dan APIP Level 3 di BPKP dan hanya beberapa kabupaten/kota yang mendapatkan penghargaan ini. Untuk itu, saya menyampaikan apresiasi atas seluruh kinerja aparatur Inspektorat saya minta bisa terus dipertahankan bahkan ditingkatkan,” ungkap bupati.
Bupati Dony juga mengingatkan akan pentingnya menjaga integritas dengan meningkatkan standar moral tinggi dan kapasitas sebagai aparatur pengawas internal pemerintah. Menurutnya, jika kapasitas APIP dan integritas bagus akan bisa menekan tingkat penyimpangan yang akhirnya akan meningkatkan kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang.
“Standarnya harus beda, sebagai pengawas, standar moral yang mengawasi harus lebih tinggi dari yang diperiksa dan diawasi. Kalau standar moralnya lebih rendah tentunya tidak bisa efektif melakukan pengendalian dan pengawasan internal,” tegas bupati. (Abas)







