Pemerintahan

Pemkab Sumedang akan Manfaatkan Lahan Tidur untuk Agrobisnis dan Pariwisata

SUMEDANG, eljabar.com — Ribuan hektar lahan tidur milik pemerintah yang belum dimanfaatkan secara optimal akan digunakan untuk kepentingan masyarakat diantaranya digunakan untuk agrobisnis dan pariwisata.

Demikian hal tersebut disampaikan Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir saat memimpin Rapat Koordinasi Forkopimda  yang digelar di Gedung Negara, Selasa (13/10/2020).

“Kedepannya tanah milik pemerintah ini akan dimanfaatkan untuk agrobisnis dan pariwisata dengan mengandeng privat sektor atau investor tapi negara yang menguasainya,” ungkapnya.

Dikatakan Bupati, pemanfaatan potensi tanah lahan ini merupakan salah satu instrumen untuk mensejahterakan masyarakat terutama dalam rangka menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang.

Terlebih saat ini angka kemiskinan di kabupaten Sumedang mencapai 9 % lebih. Kantung kemiskinan rata rata biruh tani yang berada di desa desa yang tidak menutup kemungkinan berdekatan dengan tanah milik negara.

“Sangat tepat sekali, reforma agraria ini memberikan dampak senesar besarnya untuk mengurangi angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang dengan memberikan akses yang luas dan juga kepemilikan lahan melalui redistribusi tanah,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bupati mengharapkan, dengan pengusulan hak pakai dan HGU setidaknya bermuara kepada meningkatnya kesejahteraan masyarakat terutama dalam menurunkan angka kemiskinan.

Menurutnya target penurunan angka kemiskinan di kabupaten Sumedang yang yelah ditetapkan dalam RPJMD cukup progresif. Semula hanya 0,5 persen pertahun mulai periode ini menjadi mulai 0,8 persen per tahun.

“Perlu kerja keras, extra effort dari kita semua termasuk dalam memanfaatkan potensi lahan yang kurang produktif yang kita miliki sekarang,” pungkasnya.

Hadir dalam kesempatan tersebut,  Kepala Kantor ATR BPN, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Perkimtan, Kepala Bagian Kesbangpol, Kepala Bagian Humas dan tamu undangan lainnya. (Abas)

Show More
Back to top button