Penanganan Sampah Terpadu, Dansektor 21: BBWS Jangan Hanya “PHP” Warga - El Jabar

Penanganan Sampah Terpadu, Dansektor 21: BBWS Jangan Hanya “PHP” Warga

CIMAHI, eljabar.com – Rabu, 01 Juli 2020, Sembilan sektor Satgas Citarum Harum ikuti kegiatan rapat inventarisasi lahan di sempadan Sungai Citarum serta 66 lokasi lainnya yang dapat dipergunakan sebagai Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Melalui Video Conference (Vicon) di Aula Serbaguna Posko Sektor 21 yang beralamat di Taman Hutan Kehati Kp. Cimenteng RT. 05 RW. 18 Kel. Cipageran Kec. Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Kesembilan sektor tersebut antara lain, Dansektor 21 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Yusep Sudrajat, S.I.P., M.Si., Dansektor 02 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Mulyono Hari Santoso, Dansektor 08 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Belyuni H., S.Sos., Dansektor 09 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Dadang Rahadiansyah, Dansektor 12 Satgas Citarum Harum Kol Kav Purwadi, S.Sos., Dansektor 14 Satgas Citarum Harum Kolonel Czi Raflan, S.I.P., M.M, Dansektor 16 Satgas Citarum Harum Kolonel Czi Sajad Mawardi, Dansektor 17 Satgas Citarum Harum Kolonel Inf Solapide Dolok Saribu, S.Sos. serta Perwakilan dari sektor 15 Satgas Citarum Harum Lettu Arm. Agus.

Salah satu materi yang dibahas terkait dengan Kemenko Maritim & Investasi dan Kementerian PUPR melalui Dirjen Perkim sejauh ini sudah menginventarisir sebanyak 77 titik lahan yang akan digunakan pembangunan fisik TPST.

Menurut keterangan di dalam rapat tersebut, jumlah tersebut tersebar di 8 Kota/Kabupaten, diantaranya Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kota Cimahi, KBB, Cianjur, Purwakarta, Karawang dan Kabupaten Bekasi.

Namun, dari jumlah 77 titik yang diinventarisir, baru 31 titik lokasi yang sudah clear and clear (kelengkapan dan kesiapan). Untuk itu, terdapat 46 titik yang masih bisa berubah. Disebutkan dalam rapat, guna mempercepat kesiapan lokasi pembangunan TPST, 46 titik berpeluang dibangun di sempadan sungai, namun harus memenuhi syarat dan ketentuan daya dukung lingkungan.

Dalam kesempatan ini, beberapa Dansektor yang hadir menyampaikan laporan dan masukan guna mendukung program penanganan sampah melalui pembangunan TPST.

Salahsatunya, Dansektor 21 Kol Inf Yusep Sudrajat menyampaikan bahwa pada intinya sebagai satgas yang bersentuhan dengan masyarakat sangat mendukung rencana pembangunan TPST. Namun dirinya hanya ingin memastikan agar pihak yang berwenang terkait sungai, yakni pihak BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai) Citarum untuk memberikan kepastian kepada warga dan satgas terkait lokasi dan lahan.

“Jangan sampai ketika warga telah setuju lokasi dijadikan TPS, tapi dari pihak BBWS tidak ada kelanjutannya. Salahsatunya yang ada di Citepus,” ujar Kolonel Yusep.

“Jadi kalau bisa jangan hanya PHP (pemberi harapan palsu, red) warga,” imbuhnya.

Selain Kolonel Yusep, laporan dan masukan juga disampaikan oleh Dansektor 2 Kol Inf Mulyono, Dansektor 8 Kol Inf Belyuni, Dansektor 5 Kol Inf Dadang Kanda. (**)

Categories: Regional