Peran Penting Dalam Pengelolaan Pelabuhan laut - El Jabar

Peran Penting Dalam Pengelolaan Pelabuhan laut

ADIKARYA PARLEMEN

 

BANDUNG, elJabar.com — Pelabuhan merupakan salah satu rantai perdagangan yang sangat penting dari seluruh proses perdagangan, baik itu perdagangan antar pulau maupun internasional.

Sebagai titik temu antar transportasi darat dan laut, peranan pelabuhan menjadi sangat vital dalam mendorong pertumbuhan perekonomian, menjadi tempat perpindahan barang dan manusia dalam jumlah banyak.

Sebagai negara kepulauan, peran pelabuhan sangat vital dalam perekonomian Indonesia. Kehadiran pelabuhan yang memadai berperan besar dalam menunjang mobilitas barang dan manusia di negeri ini. Pelabuhan menjadi sarana paling penting untuk menghubungkan antar pulau maupun antar negara.

Menurut Anggota Komisi 4 DPRD Jawa Barat, H. Kasan Basari, pelabuhan dalam aktivitasnya mempunyai peran penting dan strategis untuk pertumbuhan industri dan perdagangan. Selain itu, juga merupakan segmen usaha yang dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional.

“Sebagai bagian dari sistem transportasi, maka pelabuhan memegang peranan penting dalam perekonomian,” ujar H. Kasan Basari, kepada elJabar.com.

Hal ini membawa konsekuensi terhadap pengelolaan segmen usaha pelabuhan tersebut agar pengoperasiannya dapat dilakukan secara efektif, efisien dan profesional. Sehingga pelayanan pelabuhan menjadi lancar, aman dan cepat, dengan biaya yang terjangkau.

“Pengelolaan pelabuhan ini menjadi sangat penting, mengingat fungsi dan potensi dari pelabuhan itu terhadap perekonomian,” tandasnya.

Secara teoritis, sebagai bagian dari mata rantai transportasi laut, fungsi pelabuhan adalah tempat pertemuan dua moda angkutan atau lebih serta pertemuan berbagai kepentingan yang saling terkait.

Pada dasarnya pelayanan yang diberikan oleh pelabuhan adalah pelayanan terhadap kapal dan pelayanan terhadap muatan, barang dan penumpang.

Barang yang diangkut dengan kapal akan dibongkar dan dipindahkan ke moda lain, seperti moda darat, truk atau kereta api. Sebaliknya barang yang diangkut dengan truk atau kereta api ke pelabuhan bongkar akan dimuat lagi ke kapal.

“Oleh karena itu, pelabuhan sebagai salah satu infrastruktur transportasi dapat membangkitkan kegiatan perekonomian suatu wilayah, karena merupakan bagian mata rantai dari sistem transportasi maupun logistic,” papar H. Kasan Basari.

Selain itu, pelabuhan dapat berperan dalam merangsang pertumbuhan kegiatan ekonomi, perdagangan dan industri dari wilayah pengaruhnya.

Namun menurut H. Kasan Basari, pelabuhan tidak menciptakan kegiatan tersebut, melainkan hanya melayani tumbuh dan berkembangnya kegiatan tersebut.

Kegiatan-kegiatan seperti itulah yang meningkatkan peran pelabuhan dari hanya sebagai tempat berlabuhnya kapal, menjadi pusat kegiatan perekonomian. Secara prinsip hubungan kegiatan pembangunan oleh manusia di laut tidak dapat dipisahkan dengan di pantai, bahkan di darat seluruhnya.

Pelabuhan menjadi sarana bangkitnya perdagangan antar pulau, bahkan perdagangan antar Negara. Oleh karena itu pelabuhan pada suatu daerah menurut H. Kasan Basari, harus dikelola secara optimal, sehingga akan lebih menggairahkan perputaran roda perekonomian.

“Bagi daerah provinsi yang memiliki kewenangan mengelola pelabuhan, sepantasnya dikelola secara optimal. Karena akan menjadi nilai tambah buat PAD. Disini berbagai jenis usaha akan tumbuh, mulai dari skala kecil sampai dengan usaha skala internasional,” jelasnya.

Berbagai jenis pelabuhan dan prasarananya dikembangkan untuk memaksimalkan fungsi pelabuhan itu sendiri. Apalagi pelabuhan yang bertaraf internasional menurut H. Kasan Basari, akan mengundang investor dalam dan luar negeri untuk menanamkan modal yang bermuara pada tumbuhnya perekonomian rakyat.

“Suatu Negara membutuhkan pelabuhan yang bagus untuk memajukan dirinya, tidak terkecuali Indonesia. Semua kegiatan yang dilakukan di pelabuhan memiliki peranan kunci untuk berbagai bidang di suatu Negara seperti pertahanan, perekonomian, dan perikanan,” pungkasnya. (muis)

Categories: Pemerintahan