Perbaikan Dermaga Pelabuhan Kalianget Diduga ada Permainan, LIPK Minta Pekerjaannya distop – El Jabar

Perbaikan Dermaga Pelabuhan Kalianget Diduga ada Permainan, LIPK Minta Pekerjaannya distop

SUMENEP, eljabar.com – Proses perbaikan dermaga di Pelabuhan Kalianget, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, diduga kuat sarat dengan permainan dan kepentingan pribadi.

Pasalnya, proses perbaikan dermaga baru tersebut menggunakan dana pribadi yakni salah satu pemilik tongkang yang hendak dioperasikan di dermaga tersebut.

Untuk diketahui, saat ini Dishub Sumenep telah menjadi satu struktur organisasi (SO) dari hasil perampingan Organisasi Perangkat Daerah (OPD)  tahun 2022.

Sebab itu, Ketua Lembaga Independen Pengawas Keuangan (LIPK) Kabupaten Sumenep, Syaifiddin, menduga dalam proses perbaikan tersebut sarat dengan kepentingan antara pemilik tongkang dengan Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) yang lama, yakni Agustiyono Sulasno.

“Setahu saya, perbaikan dermaga tersebut merupakan hasil sistem barter antara pemilik tongkang selaku yang mendanai perbaikan tersebut dengan Kadishub yang lama dengan jaminan dapat  izin trayek dari kadishub yang lama,” ungkapnya, Rabu (12/01/2022).

Menurutnya, kapasitas pengerjaan perbaikan dermaga oleh perorangan ini sangat bertolak belakang dengan keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep.

“Mestinya kalau ini fasilitas umum anggarannya kan dari Negara bukan malah perorangan,” terangnya.

Dari itu pihaknya meminta dengan tegas supaya supaya Dinas PRKP dan Perhubungan Sumenep untuk menghentikan perbaikan dermaga itu.

“Ini nanti takut jadi problem, apalagi katanya itu nanti ada penambahan tongkang baru. Hal ini tidak akan mengurai kemacetan. Saya curiga kenapa pemilik tongkang ini ngotot ingin memperbaiki dermaga,” tegasnya.

Pihaknya bercerita bahwa Kepala Dinas PRKP dan Perhubungan Sumenep, Moh. Jakfar pernah menyebut, jika perbaikan dermaga tersebut tidak boleh menggunakan anggaran pribadi melainkan anggaran dinas.

“Kepala dinasnya kemarin ngomong begitu ke saya,” ucapnya bercerita.

Sedangkan saat dikonfirmasi Kepala Dinas PRKP dan Perhubungan Sumenep, Moh. Jakfar menjelaskan  siapa saja yang ingin membantu pembiayaan perbaikan dermaga dipersilahkan, meski dari perorangan.

“Makin banyak masyarakat yang membantu ke Negara, maka itu semakin baik,” katanya.

Menurutnya, jika  tahun ini memang ada penambahan izin trayek baru, dari yang semula tiga menjadi empat. Tujuannya, kata dia, untuk mengurai kemacetan.

“Fasilitas anggaran tersebut belum teranggarkan di APBD, karena memang belum ada anggaran. Sehingga mungkin inisiatifnya operator,” tutupnya. (ury)

Categories: Nasional