Peringatan Hardiknas 2026, Wali Kota Sukabumi: Pendidikan Merupakan Fondasi Utama Pembangunan Daerah

SUKABUMI, eljabar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi meluncurkan Program Beasiswa Bercahaya, bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 Tingkat kota Sukabumi, yang digelar di Balai Kota Sukabumi, pada Senin, 4 Mei 2026
Program ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Upacara Hardiknas tahun ini mengusung tema “Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua” dan dihadiri oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, S.E., M.M., Wakil Wali Kota, Bobby Maulana, Sekretaris Daerah, serta jajaran perangkat daerah, camat, lurah, hingga pimpinan instansi terkait.
Peluncuran program beasiswa tersebut, juga dirangkaikan dengan penandatanganan kerja sama (MoU/PKS) bersama enam perguruan tinggi, serta penyerahan bantuan dana dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Dinas Kesehatan dalam rangka Hari Anak Balita Nasional.
Wali Kota Sukabumi, menegaskan, pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah. Ia menilai, berbagai capaian pembangunan di Kota Sukabumi tidak terlepas dari peran sektor pendidikan yang terus diperkuat.
“Pendidikan adalah fondasi utama dalam membangun daerah. Karena itu, kami berkomitmen memperluas akses pendidikan melalui program beasiswa yang berkelanjutan,” ujarnya dalam amanat upacara.
Ia juga menekankan, pentingnya kolaborasi berbagai pihak, termasuk pengelolaan dana sosial seperti zakat dan wakaf, untuk mendukung keberlanjutan program pendidikan di daerah.
“Program Beasiswa Bercahaya Tahun Akademik 2026/2027 ini, diharapkan menjadi solusi konkret dalam membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya bagi pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan dukungan finansial,” ucapnya.
Ayep menambahkan, program tersebut akan didukung melalui kolaborasi anggaran daerah serta penguatan dana sosial, dengan tujuan mewujudkan pendidikan yang inklusif, berkelanjutan, dan dapat diakses seluruh lapisan masyarakat. (Anne)







