Pilkades Serentak 2021 Di Sumenep Ditunda, Ach Fauzi: Ini Demi Melindungi Masyarakat Dari Covid-19 | El Jabar

Pilkades Serentak 2021 di Sumenep Ditunda, Ach Fauzi: Ini Demi Melindungi Masyarakat Dari Covid-19

SUMENEP, eljabar.com – Demi melindungi masyarakat dari semakin ganasnya covid-19, Pemkab Sumenep, Madura, Jawa Timur, resmi menunda pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak tahun 2021.

Pasalnya penundaan tersebut didasarkan pada Permendagri Nomor 72 Tahun 2020 tentang perubahan kedua atas peraturan Mendagri Nomor 112 Tahun 2014 tentang Pemilihan Kepala Desa, yang di antara pertimbangannya, menyebutkan: Pemerintah Daerah dalam melaksanakan tahapan pemilihan Kepala Desa perlu melakukan penegakan protokol kesehatan untuk mencegah aktivitas yang menimbulkan penyebaran/penularan Corona Virus Disease 2019 yang membahayakan kesehatan masyarakat.

Selain itu juga didasarkan pada Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 15 tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali, dan Keputusan Gubernur (Kepgub) tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang dikeluarkan pada Jumat, 2 Juli 2021, lalu.

Kemudian menindaklanjuti hal itu, Pemkab Sumenep mengadakan rapat koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) yang di antaranya, dihadiri oleh Bupati, Dandim, Kapolres, dan Ketua DPRD Sumenep.

Bupati Sumenep, Achmad Fauzi mengatakan penundaan ini semangatnya untuk melindungi masyarakat dari ganasnya Covid-19 yang belakangan kasusnya cenderung meningkat.

“Tentu ini sangat berat bagi kita semua. Tapi kesehatan dan keselamatan masyarakat harus tetap menjadi prioritas. Semoga keputusan ini bisa dipahami oleh semua pihak,” katanya. Senin (05/07/2021).

Kendati demikian Bupati Fauzi memastikan penundaan ini tidak membatalkan tahapan Pilkades yang telah berjalan selama ini.
“Hanya pencoblosan saja yang mengalami penundaan,” tegasnya.

Selanjutnya selama masa PPKM Darurat, kegiatan masyarakat yang berpotensi mengundang kerumunan ditiadakan sementara. Mobilitas masyarakat dibatasi.

Ketua DPC PDIP Sumenep ini pun berharap dengan dilaksanakannya PPKM Darurat, dalam beberapa hari ke depan kasus Covid-19 dapat ditekan.

“Mudah-mudahan beberapa hari ke depan hasilnya dari pelaksanaan PPKM Darurat ini bagus, angka penyebarannya turun, sehingga tidak perlu diperpanjang,” kata suami Nia Kurnia ini.

Sekadar diketahui, Pilkades serentak 2021 di Sumenep rencananya akan dilaksanakan pada 8 Juli 2021 mendatang. Namun dengan beberapa hal di atas ditunda dengan menyesuaikan dengan pemberlakuan PPKM di kota keris. (ury)

Categories: Nasional