Pos Indonesia dan Universitas Terbuka Jalin Kerja Sama Strategis, Kantor Pos Disiapkan Jadi Lokasi Ujian Online Mahasiswa di Seluruh Indonesia

BANDUNG, eljabar.com – PT Pos Indonesia (Persero) menjalin kerja sama strategis dengan Universitas Terbuka dalam pemanfaatan kantor pos sebagai fasilitas ruang ujian bagi mahasiswa. Kolaborasi ini bertujuan memperluas akses mahasiswa dalam mengikuti Ujian Online (UO) sekaligus mendukung kelancaran proses evaluasi pembelajaran di berbagai wilayah Indonesia.
Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang dilaksanakan pada Senin, 3 Maret 2026. Penandatanganan dilakukan oleh Plt. Direktur Utama Pos Indonesia Haris bersama jajaran manajemen, serta Rektor Universitas Terbuka Ali Muktiyanto yang didampingi para wakil rektor dan pimpinan universitas.
Melalui kesepakatan tersebut, sejumlah kantor pos yang tersebar di berbagai daerah akan dimanfaatkan sebagai lokasi penyelenggaraan ujian online. Pos Indonesia akan menyediakan ruang ujian lengkap dengan berbagai fasilitas pendukung yang diperlukan mahasiswa agar dapat mengikuti ujian secara nyaman dan lancar.
Plt. Direktur Utama Pos Indonesia Haris menjelaskan, kolaborasi ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset yang dimiliki sekaligus berkontribusi terhadap pengembangan sektor pendidikan nasional.
Menurutnya, jaringan kantor Pos yang tersebar luas hingga ke berbagai wilayah Indonesia memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan tidak hanya sebagai pusat layanan logistik, tetapi juga sebagai fasilitas pendukung berbagai kegiatan masyarakat, termasuk kegiatan pendidikan berbasis digital.
“Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya Pos Indonesia dalam mengoptimalkan pemanfaatan aset yang dimiliki. Melalui penyediaan ruang ujian di kantor-kantor Pos, kami berharap dapat mendukung kelancaran proses evaluasi belajar mahasiswa Universitas Terbuka di berbagai daerah,” ujar Haris.
Ia menambahkan, dengan infrastruktur yang telah tersedia di banyak daerah, Pos Indonesia memiliki kapasitas untuk menjadi mitra strategis dalam mendukung kegiatan pendidikan jarak jauh, khususnya yang membutuhkan akses teknologi dan jaringan internet.
Sementara itu, Rektor Universitas Terbuka Ali Muktiyanto menyambut positif kerja sama tersebut. Ia menilai dukungan fasilitas dari Pos Indonesia akan membantu memperluas akses mahasiswa UT dalam mengikuti ujian secara lebih mudah, merata, dan efisien.
Sebagai perguruan tinggi yang menerapkan sistem pendidikan terbuka dan jarak jauh, Universitas Terbuka membutuhkan dukungan infrastruktur yang memadai untuk memastikan seluruh mahasiswa dapat mengikuti ujian dengan baik, termasuk mereka yang berada di daerah yang jauh dari pusat layanan pendidikan.
“Sebagai perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan terbuka dan jarak jauh, Universitas Terbuka membutuhkan dukungan fasilitas yang memadai untuk memastikan pelaksanaan ujian online berjalan lancar. Kerja sama dengan Pos Indonesia menjadi solusi strategis karena jaringannya tersebar luas hingga ke berbagai daerah,” kata Ali.
Di sisi lain, Executive Vice President Enterprise Business Pos Indonesia Dino Ariadi memastikan bahwa perusahaan telah menyiapkan fasilitas ruang ujian yang memadai dan nyaman bagi para mahasiswa yang akan mengikuti ujian di kantor-kantor Pos.
Ia menjelaskan, Pos Indonesia tidak hanya menyediakan ruang ujian, tetapi juga memastikan seluruh fasilitas pendukung tersedia secara optimal sehingga proses ujian dapat berjalan dengan aman dan tanpa hambatan.
“Kami menyiapkan ruang ujian yang nyaman dengan dukungan perangkat komputer, jaringan internet yang stabil, serta fasilitas pendukung lainnya. Dengan demikian mahasiswa Universitas Terbuka dapat mengikuti ujian dengan baik, aman, dan fokus,” ujar Dino.
Setiap ruang ujian yang disiapkan memiliki kapasitas antara 20 hingga 30 mahasiswa, dengan dukungan minimal 20 unit laptop atau komputer yang telah terhubung dengan jaringan internet serta pasokan listrik yang stabil. Fasilitas tersebut dirancang untuk memastikan pelaksanaan ujian berbasis digital dapat berlangsung secara optimal.
Dino juga menambahkan, pemanfaatan kantor pos sebagai lokasi ujian merupakan bagian dari transformasi layanan Pos Indonesia, yang kini tidak hanya berfokus pada layanan pengiriman dan logistik, tetapi juga membuka ruang kolaborasi lintas sektor, termasuk sektor pendidikan, guna memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Perjanjian kerja sama antara Pos Indonesia dan Universitas Terbuka ini berlaku selama lima tahun, terhitung sejak 3 Maret 2026 hingga 2 Maret 2031. Kolaborasi tersebut sekaligus memperkuat sinergi yang sebelumnya telah terjalin antara kedua institusi, khususnya dalam layanan pengiriman dokumen akademik serta distribusi bahan ajar bagi mahasiswa Universitas Terbuka di seluruh Indonesia.
Melalui kemitraan ini, Pos Indonesia dan Universitas Terbuka berharap dapat menghadirkan solusi inovatif yang tidak hanya meningkatkan kualitas layanan pendidikan jarak jauh, tetapi juga membuka peluang optimalisasi aset serta pengembangan layanan Pos Indonesia di masa mendatang. (***)







