Prosesi Pedang Pora Warnai Pelepasan Dony-Erwan

Sumedang,eljabar.com — Prosesi Pedang Pora dari Yonif 301 Prabu Kian Santang dan unsur Forkopimda mewarnai pelepasan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir dan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan di Halaman Gedung Negara, Selasa (19/9).
Prosesi itu merupakan simbol penghormatan dan terima kasih atas dedikasi mereka dalam menjalankan tugas-tugas di Kabupaten Sumedang.
Bupati menyampaikan terima kasih kepada Forkopimda yang telah melepas dirinya beserta Wakil Bupati dengan prosesi pedang pora.
“Terima Kasih kepada Forkopimda yang telah melepas kami dengan Pedang Lora,” ucapnya.
Menurutnya, hal tersebut merupakan sebagai bentuk sinergitas yang telah dibangun oleh Pemerintah Daerah bersama Forkopimda Sumedang.
“Ini sebuah sinergitas yang luar biasa diantara Forkopimda dan seluruh warga masyarakat Sumedang,” ujarnya.
Bupati mengatakan, kunci dalam membangun adalah kekompakan dan solidaritas.
“Jika semuanya kompak, insyaallah harapan apapun bisa diwujudkan dan masalah apapun bisa diselesaikan,” kata Bupati.
Selain itu, Bupati pun mengungkapkan dirinya selalu bahu-membahu bersama Wakil Bupati ketika memimpin Sumedang.
“Selama ini kami sinergi, solid, bahu-membahu dan bersatu, mengedepankan kepentingan masyarakat dan saling berbagi tugas dan peran,” ujarnya.
Permasalahan apapun selalu dimusyawarahkan oleh keduanya, termasuk hal-hal yang berupa kebijakan teknis selalu kami dibicarakan bersama-sama.
“Dengan begitu, apa yang menjadi target-target kinerja pembangunan bisa kami selesaikan bersama-sama,” ungkapnya.
Menurut Bupati, kuncinya yakni solidaritas, kekompakan dan ada kesepahaman serta mengedepankan kepentingan masyarakat.
“Saya bersyukur dan berbahagia bisa melewati periode ini bersama Pak Wabup dengan lancar serta bisa memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Jadi inilah hasil dari sebuah kebersamaan. Sinergitas yang lebih mengedepankan kepentingan masyarakat,” tuturnya.
Hal senada dikatakan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan, dirinya mengaku bangga bisa mendampingi Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.
“Alhamdulillah kami selalu kompak, karena chemistry kami terbangun mulai dari akan maju di Pilkada sehingga kami terpilih dan sampai sekarang alhamdulillah silaturahmi antar keluarga pun berjalan dengan baik. Itu yang membuat saya bangga,” ucapnya.
Wabup menegaskan, selama dirinya mendampingi Bupati, apapun selalu mereka bicarakan dan putuskan bersama-sama.
“Seperti yang disampaikan Pak Bupati, bahwa kepentingan masyarakat umum di atas kepentingan kami pribadi. Jadi apapun selalu kami bicarakan dan selesaikan bersama demi kemajuan Sumedang,” pungkasnya.







