Quick Response PPK 1.4 Jatim, Ruas Jalan Sendangbiru Sampai Glenmore Tetap Mantap - El Jabar

Quick Response PPK 1.4 Jatim, Ruas Jalan Sendangbiru Sampai Glenmore Tetap Mantap

MALANG, eljabar.com – Guna meningkatkan faktor keamanan dan kenyamanan infrastruktur transportasi, PPK Sendangbiru-Jarit-Puger-Glenmore, Sentot Wijayanto, ST MT selama ini dinilai cepat merespon setiap kerusakan jalan yang dikelolanya.

Laporan kerusakan yang disampaikan masyarakat melalui aplkiasi Jalan Kita milik Pusat Pengembangan dan Penelitian Jalan dan Jembatan (Pusjatan) Kementerian PUPR, direspon dengan segera menurunkan tim sapu lobang (salob) untuk memperbaiki setiap titik lokasi kerusakan. Ini dilakukan  semata untuk menjaga faktor keamanan dan kenyamanan masyarakat pengguna jalan.

Menurut Sentot, kualitas kemantapan jalan yang dikelolanya selalu dijaga dengan mengerahkan seluruh sumber daya yang dimiliki PPK 1.4 Jatim dan melibatkan peran serta masyarakat secara konstruktif.

Quick Response PPK 1.4 Jatim Ruas Jalan Sendangbiru Sampai Glenmore Tetap Mantap 2
Quick Response PPK 1.4 Jatim Ruas Jalan Sendangbiru Sampai Glenmore Tetap Mantap.

Selain laporan petugas penilik jalan di orgaanisasi kerjanya, Sentot mengaku kerap memantau langsung peran serta masyarakat yang disampaikan melalui aplikasi Jalan Kita Pusjatan PUPR.

Sentot menjelaskan, petugas penilik jalan secara rutin memantau kondisi jalan dan melaporkannya. Kemudian laporan itu dievaluasi dengan cermat agar penanganan yang dilakukan tepat dan efektif

Kondisi kemantapan jalan yang terus ditingkatkan secara kualitatif, imbuh Sentot, tetap dijaga karena hal itu menjadi penunjang utama aktivitas distribusi, transportasi dan konektifitas.

Maka dari itu pihaknya sigap dalam merespon setiap informasi kerusakan jalan dari masyarakat. Namun demikian, ia juga berharap agar kesadaran masyarakat juga meningkat, terutama dalam ikut menjaga usia layanan dan umur teknis jalan.

“Misalnya, jika desain jalan yang dibangun berkapasitas 20 ton saya harap para pengguna jalan tidak mengoperasikan kendaraan yang kapasitasnya melebihi kapasitas desain jalan karena itu memengaruhi usia layanan dengan umur teknis jalan yang telah direncanakan,” kata Sentot.

Terpisah, peneliti kebijakan publik dari Surabaya Institute Governance Studies (Sign Studies), Caesar Pranawangsa, Selasa (30/03/2021), menilai bahwa kerja keras tim salob sudah selayaknya diapresiasi dan diperhatikan, terutama kesejahteraannya.

Selain itu penentu kebijakan di instansi penyelenggara jalan juga harus meningkatkan alokasi anggaran untuk pemeliharaan rutin jalan agar kondisi kemantapan jalan dapat terwujud. Caesar mengingatkan penentu dan pengambil kebijakan di BBPJN Jatim-Bali tetap harus meningkatkan kualitas SDM fungsionalnya di tengah perkembangan dan tantangan kualitas pelayanan publik atas penyelenggaraan jalan. (luq)

Categories: Nasional