Rokok Ilegal Dimusnahkan, Potensi Kerugian Negara Capai Dua Miliar Lebih – El Jabar

Rokok Ilegal Dimusnahkan, Potensi Kerugian Negara Capai Dua Miliar Lebih

Pamekasan, eljabar.com – Kualitas tembakau di Pulau Madura kerap menjadi pilihan para pelaku industri hasil tembakau, seperti rokok atau cerutu.

Kondisi ini menyebabkan banyak kalangan yang menggantungkan hidupnya melalui pertanian tembakau maupun industri hasil tembakau.

Namun, di tengah itu semua, masih ada sebagian pihak yang menyalahgunakan potensi tersebut dengan memproduksi rokok secara ilegal. Hal ini menyebabkan kerisauan masyarakat akan bahaya peredaran rokok ilegal, baik bagi kesehatan maupun keberlangsungan industri rokok yang memenuhi peraturan yang ditentukan oleh pemerintah.

Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madura hadir dalam rangka menjalankan tugasnya, yaitu melakukan pengawasan terhadap peredaran produk hasil tembakau, sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat terhadap keberadaan barang-barang ilegal yang beredar di tengah masyarakat sekaligus mengamankan penerimaan negara melalui pendapatan cukai.

Upaya preventif tak berhenti dilakukan dengan cara mengedukasi masyarakat akan ketentuan perundang-undangan di bidang cukai.

KPPBC TMP C Madura menggandeng Pemerintah Daerah pada 4 kabupaten yang ada di Pulau Madura, melakukan edukasi di berbagai kalangan, mulai dari usia anak sekolah, pesantren, pelaku seni, pedagang pasar, petani, nelayan, hingga berbagai tokoh masyarakat.

Edukasi juga turut digalakkan melalui media elektronik seperti Talkshow Radio dan Televisi. Berbagai iklan melalui media massa, videotron, hingga baliho tak luput dari sasaran KPPBC TMP C Madura dalam menunjukkan kesungguhannya dalam mengedukasi masyarakat.

Komitmen nyata juga ditampakkan oleh KPPBC TMP C Madura dalam memberantas rokok ilegal hingga ke akar-akarnya.

Melaui upaya represif, peningkatan pengawasan dilakukan terhadap peredaran barang kena cukai ilegal, terlebih rokok ilegal yang marak beredar di wilayah Pulau Madura.

Peningkatan pengawasan di pulau terbesar yang ada di Provinsi Jawa Timur awasan tersebut, berupa operasi pasar dan operasi gabungan. Selain itu juga dilakukan operasi kepatuhan dan patroli darat, serta pemetaan daerah-daerah yang rawan rokok ilegal. Terhadap barang hasil penindakan berupa rokok ilegal, maka akan dilakukan pemusnahan.

Pada hari Jumat, 29 Oktober 2021 KPPBC Tipe Madya Pabean C Madura melaksanakan pemusnahan terhadap Barang Milik Negara (BMN) hasil penindakan periode 12 Oktober 2020 s.d 30 Juni 2021, berupa 5.329.166 batang rokok ilegal senilai Rp. 5.441.330.680,00 dengan potensi kerugian negara sebesar Rp. 2.382.410.330,00.

Rokok ilegal tersebut berasal dari hasil operasi penindakan atas pelanggaran ketentuan di bidang Cukai yang dilakukan oleh KPPBC TMP C Madura sebanyak 151 kali penindakan.

Berbagai penindakan tersebut diperoleh dari informasi yang disampaikan masyarakat dan hasil penggalian informasi serta surveillance yang dilakukan oleh tim penindakan dan penyidikan pada KPPBC TMP C Madura.

TPA Angsanah Pamekasan dipilih sebagai lokasi untuk melakukan pemusnahan rokok ilegal tersebut. Pemusnahan dilakukan untuk menghilangkan wujud awal dan sifat hakiki barang dengan dengan cara ditimbun. Rokok ilegal tersebut disatukan dalam satu lubang, dicampur dengan sampah dan air kemudian ditimbun dengan tanah.

Pemusnahan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Persetujuan Direktur Pengelolaan Kekayaan Negara dan Sistem Informasi nomor S-206/MK.6/KN.5/2021 tanggal 13 Oktober 2021 hal Persetujuan Pemusnahan Barang yang Menjadi Milik Negara pada KPPBC TMP C Madura.

Dalam kesempatan ini, Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean C Madura, Yanuar Calliandra juga menyampaikan apresiasi yang setingi-tingginya kepada aparat penegak hukum, pemerintah daerah dan seluruh lapisan masyarakat atas kerjasama, dukungan, dan sinergi yang telah terjalin selama ini.

“Semoga ke depannya, kinerja KPPBC Tipe Madya Pabean C Madura semakin meningkat, baik dalam melakukan pengawasan produk hasil tembakau, maupun dalam memberikan layanan sepada seluruh pemangku kepentingan,” pungkas keterangan Yanuar. (idrus)

Categories: Nasional