RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Naik Kelas, Akreditasi Paripurna Bintang Lima Perkuat Kepercayaan Publik
I9

RSUD SUMENEP, Eljabar.com – Kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan daerah semakin menguat setelah RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berhasil meraih Akreditasi Paripurna Bintang Lima sekaligus meningkatkan status menjadi rumah sakit tipe B.
Capaian prestisius ini menegaskan kesiapan rumah sakit milik Pemerintah Kabupaten Sumenep tersebut dalam menghadirkan pelayanan yang memenuhi standar nasional.
Predikat akreditasi tertinggi itu diraih usai dilakukan pembenahan menyeluruh, mulai dari sistem pelayanan, penguatan manajemen mutu, hingga peningkatan aspek keselamatan pasien. Transformasi dan digitalisasi layanan menjadi salah satu strategi utama dalam mendorong efektivitas, efisiensi, serta akuntabilitas pelayanan kesehatan.
Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, menyampaikan bahwa keberhasilan meraih akreditasi paripurna merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran rumah sakit yang berkomitmen menjaga kualitas layanan secara berkelanjutan.
“Akreditasi ini menjadi tolok ukur bagi kami untuk terus meningkatkan mutu layanan, sekaligus memastikan keselamatan pasien tetap menjadi prioritas utama,” ujar dr. Erliyati, Senin (9/2/2026).
Dengan status sebagai rumah sakit tipe B, RSUD Sumenep kini memiliki kapasitas layanan yang lebih luas dan komprehensif. Hal tersebut didukung penerapan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) yang terintegrasi di berbagai unit pelayanan. Sistem ini mempermudah alur pelayanan, mulai dari proses pendaftaran, pemeriksaan penunjang, hingga pengambilan obat.
Transformasi digital juga dirasakan langsung manfaatnya oleh pasien melalui layanan pendaftaran daring serta sistem antrean terintegrasi yang mampu menekan waktu tunggu dan meningkatkan kenyamanan selama berada di rumah sakit.
Tak hanya itu, penggunaan Rekam Medis Elektronik (RME) berbasis aplikasi Meditrack memungkinkan tenaga kesehatan mengakses data pasien secara cepat, aman, dan akurat. Sistem tersebut dinilai mampu mendukung pengambilan keputusan medis yang lebih tepat dan terkoordinasi.
“Pemanfaatan teknologi informasi membuat pelayanan menjadi lebih efisien dan transparan. Ke depan, kami akan terus berinovasi untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang semakin berkualitas,” tutup dr. Erliyati. (Ury)







