Regional

Satyalancana Karya Satya Jadi Momentum ASN Sukabumi Perkuat Integritas dan Kinerja

SUKABUMI, Eljabar.com – Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi menjadikan Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya sebagai momentum untuk memperkuat integritas, meningkatkan kinerja, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Ayep Zaki saat menghadiri Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya Presiden Republik Indonesia bagi PNS di lingkungan Pemkot Sukabumi yang berlangsung di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi, Selasa (11/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Ayep didampingi Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana dan Kepala BKPSDM Kota Sukabumi menyerahkan piagam sekaligus menyematkan tanda kehormatan kepada para PNS penerima Satyalancana Karya Satya.

Acara tersebut turut dihadiri para kepala SKPD, Direktur Utama BUMD dan BLUD, serta jajaran Pemerintah Kota Sukabumi.

Ayep mengatakan, Satyalancana Karya Satya merupakan bentuk penghormatan dan apresiasi negara kepada PNS yang telah menunjukkan pengabdian selama 10, 20 hingga 30 tahun.

Namun, ia menegaskan, penghargaan tersebut tidak semestinya hanya dimaknai sebagai simbol lamanya masa pengabdian. Lebih dari itu, Satyalancana Karya Satya harus menjadi pengingat sekaligus dorongan bagi ASN untuk terus melakukan introspeksi dan meningkatkan kualitas pengabdian.

“Satyalancana Karya Satya bukan sekadar penghargaan atas masa pengabdian, tetapi juga pengingat bahwa setiap ASN memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Ayep.

Menurutnya, Pemkot Sukabumi masih menghadapi berbagai pekerjaan besar dalam mewujudkan masyarakat yang maju, sejahtera, makmur, dan berkeadilan. Karena itu, masa pengabdian ASN harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memperkuat penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Ayep juga mengajak seluruh ASN membangun komitmen bersama untuk mewujudkan birokrasi yang baik, transparan, profesional, dan berpegang teguh pada kebenaran.

“Pengabdian harus terus ditingkatkan. Kita perlu membangun pemerintahan yang transparan, profesional, dan berintegritas agar setiap kebijakan maupun program benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Di tengah perkembangan teknologi digital, Ayep menilai pemerintah memiliki berbagai instrumen yang dapat dimanfaatkan untuk mengevaluasi sekaligus mengoreksi pelaksanaan pemerintahan secara lebih objektif.

Salah satunya melalui pengembangan sistem berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) Sukasai.

Menurut Ayep, Sukasai diharapkan dapat menyediakan informasi yang akurat sehingga pemantauan terhadap pelaksanaan program di setiap perangkat daerah dapat dilakukan secara lebih efektif sekaligus meminimalkan intervensi.

“Sukasai kita harapkan dapat menjadi salah satu instrumen untuk membantu pemerintah mendapatkan informasi yang akurat. Dengan data dan informasi yang baik, evaluasi terhadap kinerja perangkat daerah dapat dilakukan secara lebih objektif,” jelasnya.

Ia pun meminta seluruh ASN di lingkungan Pemkot Sukabumi memperkuat komunikasi dan kolaborasi agar pengembangan serta pemanfaatan Sukasai dapat berjalan secara optimal.

Ayep menegaskan, pemanfaatan teknologi bukan dimaksudkan untuk menggantikan peran ASN. Teknologi harus menjadi instrumen pendukung dalam menata birokrasi, meningkatkan akuntabilitas, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik.

Kepada para penerima Satyalancana Karya Satya, Ayep kembali mengingatkan agar penghargaan tersebut dijadikan sebagai tanggung jawab moral untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap para ASN tidak hanya bangga atas tanda kehormatan yang diterima, tetapi mampu membuktikannya melalui pengabdian yang konsisten, integritas, serta hasil kerja yang benar-benar dirasakan masyarakat.

“Mari kita mulai dari pemerintahan sendiri untuk menata kebaikan dan kebenaran,” pungkasnya.

Show More
Back to top button