Sebanyak 28 Meninggal dan 12 Orang Masih Tertimbun Longsor di Cimanggung - El Jabar

Sebanyak 28 Meninggal dan 12 Orang Masih Tertimbun Longsor di Cimanggung

SUMEDANG, eljabar.com — Pada Sabtu 16 Januari 2021, hingga pukul 20.10 WIB Tim SAR Gabungan menemukan tiga korban longsor di Bojongkondang, Cimanggung, Sumedang. Korban ditemukan di sektor 1, atau di lokasi hajatan warga.

Pada pukul 16.55 WIB ditemukan satu korban berjenis kelamin laki laki dalam keadaan meninggal dunia bernama Ajat Sudrajat (50).

Selanjutnya Pukul 17.28 WIB ditemukan satu korban berjenis kelamin laki laki bernama Abas Rohendi (27) dalam keadaan meninggal dunia.

Dan pukul 20.10 WIB korban ketiga ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, korban selanjutnya diidentifikasi oleh Tim DVI di Puskesmas Sawah Dadap.

Kepala Basarnas Bandung, Deden menyebutkan, jumlah total korban meninggal dunia hingga saat ini sebanyak 28 orang, dan jumlah total dalam pencarian sebanyak 12 orang.

“Hari ini keseluruhan alut yang digunakan sejak tadi pagi yaitu 4 Unit Alat Berat (1 unit dari BBWS PUPR, 2 Unit Dari TNI AD, 1 unit dari PU Sumedang). Kemudian unsur SAR yang terlibat Basarnas Bandung, TNI/POLRI, BNPB, BMKG, KEMENPUPR, Tim DVI Polda Jabar, BPBD Prov Jabar dan BPBD Sumedang, PMI Prov Jabar, Damkar Sumedang, Dinkes Sumedang, BBWS Citarum, Potensi SAR Jawa Barat dan Potensi SAR Jawa Tengah. Total kekuatan Personil dilokasi longsor sejumlah 273 personel,” jelasnya, Sabtu malam.

Saat ini proses pencarian korban masih berlangsung menggunakan dua unit alat berat dan lampu penerangan. Adapun kendala yang dihadapi yaitu cuaca dan Area Sempit, menyulitkan alat berat membuang material.

Diberitakan sebelumnya, Juru bicara tim tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor di Kecamatan Cimanggung dan Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang menginformasikan, hari ini Sabtu 16 Januari 2021 tim Sar Gabungan menemukan dua orang korban bencana alam di dua kecamatan tersebut.

Melalui siaran persnya, juru bicara menyebutkan, pada pukul 16.55 WIB ditemukan satu korban berjenis kelamin laki laki dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya pada pukul 17.28 WIB ditemukan kembali satu korban berjenis kelamin laki laki dalam keadaan meninggal dunia. Kedua korban selanjutnya diidentifikasi oleh Tim DVI di Puskesmas Sawah Dadap.

“Jumlah total korban meninggal dunia saat ini sebanyak 27 orang dan jumlah total korban dalam pencarian sebanyak 13 orang,” tulis juru bicara.

Lebih jauh diinformasikan, korban pertama ditemukan pada Jumat malam pukul 21.24 WIB. Korban tersebut bernama Jaka Sopandi (32) Warga Dusun Bojongkondang RT 02/RW10. Sedangkan satu korban lainnya ditemukan hari ini,) pukul 16.55 WIB, namun jenazah belum teridentifikasi.

Disampaikan, situasi dan kondisi di Dusun Bojong Kondang RT 03/10, Desa Cihanjuang masih perlu terus diwaspadai, karena berdasarkan hasil dan diinformasi dari Badan Geologi masih ada retakan di beberapa titik lokasi longsor.

“Proses evakuasi warga dalam radius 30 meter dan pencarian puluhan korban sampai hari ini, Sabtu (16/01/2021) oleh tim gabungan dari berbagai unsur terus dilakukan,” tulis juru bicara.

Diinformasikan, saat ini jumlah penyintas atau pengungsi sebanyak 279 KK atau 985 jiwa. Adapun unsur SAR gabungan yang terlibat yaitu Basarnas Bandung, TNI/Polri, BNPB, BMKG, Kemen PUPR, Tim DVI Polda Jabar, BPBD Prov Jabar dan BPBD Sumedang, PMI Prov Jabar, Damkar Sumedang, Dinkes Sumedang, BBWS Citarum, Potensi SAR Jawa Barat dan Potensi SAR Jawa Tengah.

Informasi data terkait bencana longsor Cimanggung juga dapat diakses melalui aplikasi “SITABAH” dengan Link https://pusdatin.sumedangkab.go.id. (abas)

Categories: Regional