SMPN 2 Soljer Bangun 4 RKB Tidak Sesuai RAB?

KAB. BANDUNG, eljabar.com – Kendati pembangunan empat Ruang Kelas Baru (RKB) dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun anggaran 2019 sudah digunakan Kegiatan Belajar Mengajar (KMB) oleh siswa. Namun TIK selaku manager SMPN 2 Solokanjeruk Kecamatan Solokan Jeruk Kabupaten Bandung Provinsi Jawa Barat bukannya senang, ini malah diduga melakukan aksi main petak umpet dengan kata lain susah ditemui mengapa?

KAR selaku Ketia Panitia Pembangunan Sekolah (P2S) saat dikonfirmasi terkait pembangunan 4 RKB melalui telepon gemgamnya pada 13 Februari 2020, namun yang bersangkutan tidak mau menjawab.

“Awal mula dari masalah yaitu diduga dua SMPN yang mendapatkan RKB salah satunya SMPN 2 Soljer, dibangun secara swadaya terdiri 1 lokal RKB dibawah dan 3 lokal lagi dari dua lantai yang disuntik 1, patut diduga tidak sesuai dengan rencana anggaran belanja (RAB),” ujar seorang sumber mengatakan.

Sementara itu sorang Kepala SMPN di Kab. Bandung ketika diminta pendapatnya kepada eljabar.com mengatakan, “Sepengetahuan saya, SMPN 2 Soljer mendapat 4 RKB dibangun 3 lokal dua lantai sedangkan 1 raung lagi dibawah, diduga petunjuk dari AS, Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdis),” jelasnya.

Sebelumnya Kepala SMPN yang lain menambahkan, “SMPN 2 Soljer adalah anak emasnya oknum pejabat disdik, terbukti setiap tahun mendapat RKB yang nilainya miliaran rupiah. Disinyalir ada main dengan pejabat, tak ayal jadi kecemburuan sekolah lain,” tambah sumber. *A56

Advertisement

Categories: Hukum