Sumedang Terjunkan 120 Personil Gabungan untuk Terapkan Sanksi Pelanggaran Tertib Kesehatan - El Jabar

Sumedang Terjunkan 120 Personil Gabungan untuk Terapkan Sanksi Pelanggaran Tertib Kesehatan

SUMEDANG, eljabar.com — Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir didampingi Komandan Kodim 0610/Sumedang Letkol Inf Zaenal Mustofa beserta Wakapolres Sumedang Kompol Rita Suwandi memimpin Apel Gabungan dalam rangka Penerapan Peraturan Bupati Nomor 74 Tahun 2020 tentang Penerapan Sanksi Administratif Pelanggaran Tertib Kesehatan dalam Pelaksanaan AKB dalam Penanggulangan Covid-19, bertempat di Halaman Mako Polres Sumedang, Sabtu (15/08/2020).

Bupati Sumedang selesai setelah memimpin apel dalam keterangannya mengatakan, mulai Sabtu (15/08/2020) penerapan sanksi admininistratif bagi pelanggar tertib kesehatan dalam rangka adaptasi kebiasaan baru (AKB) di Kabupaten Sumedang efektif diberlakukan.

“Alhamdulilah hari ini saya dengan Pak Dandim dan Ibu Wakapolres sudah menimpin dan memandu gelar pasukan dalam rangka menjalankan penegakan disiplin pemberlakuan Perbup bagi pelanggar,” ujarnya.

Dikatakan, ada 120 personil dari Satpol PP, TNI dan Polri atas nama Gugus Tugas Kabupaten yang akan ditempatkan di beberapa titik.

“Ada empat titik utama di wilayah Sumedang kota  yaitu di Bundaran Binokasih, Bundaran Alamsari, Tegalkalong dan di depan Gedung Negara atau Alun-alun,” ucapnya.

Ia juga menerangkan bahwa di tiap kecamatan juga ada petugas penegak disiplin, masing-masing sepuluh orang.

“Lewat Forkopimcam yakni  Camat, Danramil, dan Kapolsek dibentuk pula satuan tugas  yang di dalamnya ada Babinsa, Bhabinkamtibmas. Semuanya ada 10 personil yang melakukan patroli kewilayahan untuk menegakkan disiplin di setiap kecamatan. Jadi merata semuanya ada yang bertugas untuk menegakan disiplin,” terangnya.

Ia juga mengungkapkan, mulai sekarang (Sabtu.red) penegakan Peraturan bupati untuk mendisiplinkan warga akan dilakukan secara masif.

“Mudah-mudahan dengan ikhtiar seperti ini kita bisa berhasil menekan jumlah Covid dan sebaran Covid di Kabupaten Sumedang,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, salah satu cara ketika vaksin belum ada yaitu dengan tetap berdisiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Vaksinnya sendiri yaitu menegakkan disiplin. Disiplin dimulai dari diri kita sendiri sehingga menjadi teladan untuk yang lain,” tuturnya.

Menurutnya, masing-masing mempunyai tugas untuk menjaga diri dan masyarakat sesuai dengan tugas dan fungsinya.

“Fungsi pemerintah yaitu melayani rakyatnya. Saya pun bertanggung jawab atas keselamatan 1 juta lebih jiwa warga Kabupaten Sumedang. Harus kami jalankan dengan sebaik-baiknya dan sepenuh hati,” tuturnya. (Abas)

Categories: Regional