TB Hasanuddin: Dalam 3 Tahun Akan Membereskan Permasalahan di Jatigede
Laporan : Kiki Andriana
SUMEDANG, eljabar.com — Calon Gubernur Jawa Barat yang diusung Partai besutan Megawati Soekarno Putri (PDI Perjuangan) Tubagus Hasanuddin mengatakan proyek bendungan Waduk Jatigede, Kabupaten Sumedang, masih menyisakan berbagai permasalahan yang harus dihadapi masyarakat yang merupakan sebagai dampak perluasan lahan proyek tersebut.
Tidak sedikit orang terkena dampak (OTD) Jatigede yang masih mengeluhkan ganti rugi pembebasan lahan, hingga relokasi tempat tinggal.
Kang Hasan (sapaan akrab TB Hasanuddin) meyakinkan masyarakat, akan menyelesaikan berbagai permasalahan yang dikeluhkan oleh Masyarakat OTD Jatigede, dalam jangka waktu tiga tahun saja, Permasalahan tersebut diantaranya terkait pembebasan lahan, relokasi, infrastruktur hingga akses perekonomian.
“Permasalahan OTD Jatigede harus diselesaikan secepatnya, melalui komunikasi intens dengan pihak terkait dan aksi yang cepat tanggap,” ujarnya menemui masyarakat yang terkena OTD Jatigede, Lapangan Karedok, Kampung Parakan Kondang, Desa Kadujaya, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, Senin (9/4/2018).
Kunjungan tersebut, bukan pertama kalinya dilakukan oleh Kang Hasan. sebelumnya Kang Hasan, turut memperjuangkan nasib OTD Jatigede, saat masih menjadi Anggota DPR RI.
Sebagai Calon pemimpin di Jawa Barat, Ia menegaskan, akan ada win win solution bagi masyarakat dan pemerintah dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. Sehingga, masyarakat yang sudah merelakan lahannya mendapatkan hak yang sebanding. “Pemerintah harus memperjuangkan nasib dan dampaknya pada mereka (OTD Jatigede),” tegasnya
Sementara itu, Bandingah! salah satu warga OTD Jatigede, pihaknya mengaku, harus merelakan tempat tinggalnya untuk dijadikan sebagai lahan waduk Jatigede.
Bandingah mengungkapkan, meski sudah mendapat ganti rugi dari pemerintah, uang yang didapat tidak sebanding untuk membangun rumah baru yang layak seperti sebelumnya.
“Uang gantinya hanya untuk beli tanah sepetak, dan rumahnya engga selesai-selesai sampai sekarang, karena tidak cukup,” kata dia.
Lain halnya dengan Maryatun, Warga Desa Paritan, yang harus kehilangan sawahnya untuk kepentingan Waduk dengan uang ganti rugi yang tak seberapa.
Maryatun juga mengeluhkan sulitnya lapangan kerja dan akses infrastruktur yang cukup menyulitkan. Ia berharap, dengan datangnya Kang Hasan ke OTD Jatigede, keluhan masyarakat bisa didengar dan mampu memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi.
“Dulu, beras saya gak harus beli karena punya sawah, sekarang harus beli. Alhamdulillah ada calon pemimpin seperti Kang Hasan yang datang mendengar langsung keluhan kami, semoga beliau bisa membantu permasalah disini,” pungkasnya.
Hal senada dikatakan salah satu tokoh masyarakat Parakan Kondang, Abah Tama mengutarakan kehadiran Kang Hasan bukan hanya kali ini saja. Sebelumnya Kang Hasan sering menggelar kunjungan kerja saat menjadi Anggota DPR RI dan membawa aspirasi pembangunan Jembatan. “Alhamdulillah saat ini jembatan sudah siap dibangun. Masyarakat kampung nanti tidak waswas lagi,” jelasnya
Pantaun kami di lokasi, Kang Hasan memaparkan 7 program unggulan yang akan digulirkan bersama pasangannya Anton Charliyan (Kang Anton) dalam membangun daerah dan masyarakat Jawa Barat. Diantaranya, Bogagawe, Jabar Seubeuh, Jabar Cageur, Imah Rempeg, Sakolgratis, Turkamling dan Budaya. (*)







