Terbanyak dari WA, Diskominfo Kota Sukabumi Banyak Temukan Kabar Hoaks Terkait Walikota – El Jabar

Terbanyak dari WA, Diskominfo Kota Sukabumi Banyak Temukan Kabar Hoaks Terkait Walikota

SUKABUMI, eljabar.com — Hingga November 2021, Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Sukabumi menemukan informasi (kabar) teridentifikasi hoaks sebanyak 24. Dari jumlah tersebut, 7 diantaranya kabar hoax yang menyangkut Covid-19.

“Ada 24 kabar hoax yang kita temukan temukan diberbagai platform digital. Diantaranya WhatsApp (WA),” ujar Sekretaris Diskominfo Kita Sukabumi, Kurnia Rahmandani, Selasa (07/12/2021).

Selain itu juga, ada kabar hoax yang menyatut atau mengatasnamakan Walikota Sukabumi. Setelah mendapatkan informasi, pihaknya langsung menginformasikan, bahwa berita yang mengatasnamakan Walikota itu hoax atau bohong.

“Setelah mendapatkan informasi dari Pak Walikota, dan berita itu bohong. Kami langsung menginformasikan itu lewat media sosial yang dimiliki Diskominfo. Diantaranya, media sosial IG, dan FB,” ujar Dani sapaan akrabnya.

Untuk itu, kata Dani, pihaknya telah melakukan upaya untuk memutus penyebaran kabar hoak tersebut. Salah satunya, menayangkan informasi berisi cek fakta yang berasal dari keterangan narasumber yang berwenang.

“Makanya kita tayangkan informasi resmi dari sumber keterangan yang berwenang,” terangnya.

Selain itu juga, upaya lainnya, yakni melakukan gerakan literasi digital kepada masyarakat dan ke seluruh Satauan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dengan gerakan literasi digital tersebut, tentu saja untuk berikan pemahaman mana berita hoax dan tidak.

Dani juga mengingatkan, agar terhindar dari kabar hoaks dapat dilakukan beberapa langkah. Seperti, selalu memeriksa sumber satu informasi, tidak terprovokasi judul provokatif, memastikan kredibilitas satu sumber informasi, dan tidak mudah membagikan satu informasi tanpa mengecek keabsahan informasi tersebut.

Dani mengungkapkan, Diskominfo akan terus meluruskan informasi-informasi bohong tersebut. Terutama yabg menyangkut dengan nama Pemkot Sukabumi. Begitu juga, pihaknya terus mencari kabar hoax yang menjadi trendi atau sedang beredar yang dapat meresahkan masyarakat.

“Kami akan terus mengcounter kabar bohong yang beredar di Kota Sukabumi,” pungkas Dani. (Anne)

Categories: Pemerintahan