Terdampak PPKM, Puluhan Pedagang City Mall Adukan Nasib ke DPRD Kota Sukabumi – El Jabar

Terdampak PPKM, Puluhan Pedagang City Mall Adukan Nasib ke DPRD Kota Sukabumi

SUKABUMI, eljabar.com — Puluhan pedagang city mall Kota Sukabumi datangi Gedung Wakil Rakyat (DPRD Kota Sukabumi, red). Kedatangan mereka untuk mengadukan nasib mereka agar tetap bisa berjualan ditengah masa PPKM Darurat diberlakukan.

Pasalnya, semenjak PPKM mulai diberlakukan pada 3 Juli 2021 lalu, Citimall Sukabumi mulai ditutup untuk umum. Penutupan terus berlangsung sampai hari ini, seiring perpanjangan PPKM hingga 9 Agustus 2021 mendatang.

Andries Abdullah salah satu pedagang kain di citi mall mengatakan, semenjak pemberlakuan PPKM Darurat tanggal 3 Juli lalu, dirinya bersama pedagang lainnya terpaksa tidak berjualan, karena city mall tutup, kemudian PPKM Darurat diperpanjang hingga tanggal 9 Agustus mendatang.

“Perpanjangan PPKM ini sudah berlarut-larut. Sementara kami pedagang kecil semua yang kena imbas PPKM. Tujuan PPKM ini kan menghindari kerumunan, sementara enggak ada kerumunan di mall karena memang kondisinya sudah sepi,” katanya, Rabu (04/08/2021).

Sejak tahun 2020 hingga saat ini, lanjut Andries, dari 120 pedagang kecil di citimall, sekitar 40 persen alami gulung tikar.

Andries menambahkan, sebelum adanya pandemi, dirinya dan teman-teman bisa menghasilkan Rp6 juta perbulan, sedangkan biaya sewa tempat usaha ada dikisaran Rp3 sampai Rp4 juta per bulan. Tapi smeenjak ada penerapan PPKM Darurat, tidak ada aktivitas sama sekali.

“Bayangkan dari awal PPKM Darurat hingga adanya perpanjangan ini, kami tidak jualan, dan sebagian teman-teman saya ada yang sudah gulung tikar,” ujarnya.

Untuk itu Abdullah bersama puluhan pedagang lainnya mengadukan nasib usaha mereka ke wakil rakyat, untuk meminta solusi apakah dengan perpanjangn PPKM Darurat sampai hingga 9 Agustus nanti, bisa ada kelonggaran untuk berjualan di citymall.

“Tadi kami, adukan ke wakil rakyat, agar keluahan kami bisa di sampaikan ke Pemerintah Daerah, dimana masa PPKM Darurat tetap bisa berjualan, hal itu juga didukung dengan dibukanya akses Jalan A. Yani yang juga lokasi citymall sudah dibuka untuk umum,” terangnya.

Sementara itu Ketua Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Ivan Rusvansyah mengungkapkan, pihaknya akan berkirim surat ke Walikota Sukabumi untuk mencari solusi bersama.

Meskipun diakui Ivan, persoalan ini cukup dilematis. Menurutnya, status Kota Sukabumi yang masih level 4 berdasarkan edaran pemerintah pusat mengharuskan pusat perbelanjaan seperti Citimall ditutup sementara waktu untuk menekan angka penularan Covid-19. Di sisi lain perekonomian masyarakat cukup terdampak.

“Kita tentu berharap dengan perpanjangan PPKM ini ada solusi dari pemerintah kota, meskipun aturannya dari pemerintah pusat. Itu aspirasi yang kami tangkap dari para pedagang,” pungkas Ivan. (Anne)

Categories: Regional