Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan, 80 Pejabat Pemkab Sumedang Ikuti Pesantren Kilat

SUMEDANG, eljabar.com — Sebanyak 80 Pejabat Struktural di Lingkungan Pemeritah Daerah Kabupaten Sumedang mengikuti Pesantren Kilat di Pondok Pesantren Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah Simpang Pamulihan selama dua hari, 2- 3 November 2019.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sumedang H Dony Ahmad Munir dengan didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Herman Suryatman.

Kepala Bidang Kinerja dan Penempatan dalam Jabatan pada BKPSDM Kabupaten Sumedang Kusman Diana sebagai panitia penyelenggara melaporkan, peserta pesantren kilat berjumlah 80 orang terdiri dari 31 orang pejabat eselon II B, 42 orang pejabat esselon III A, dan 7 orang pejabat esselon III B.

Melalui pesantren kilat tersebut, lanjutnya, para peserta diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang ilmu keagamaan yang luas dan menyeluruh serta terpadu (kaffah) sehingga mampu mengamalkan Islam yang Rahmatan Lil’ Alamin.

“Setelah mengikuti kegiatan ini peserta diharapkan mampu dan sanggup mengamalkan norma agama yang kuat sehingga mendorong terciptanya aparatur yang profesional,” ujarnya.

Bupati Sumedang H Dony Anmad Munir dalam sambutannya mengapresiasi terlaksananya kegiatan tersebut sebagai hasil kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang dan Pondok Pesantren Asy-Syifa Wal Mahmudiyyah.

“Terimakasih kepada Abuya (K H Muhyiddin Abdul Qodir Al-Manafi) atas kerja samanya dan fasilitasnya sehingga acara ini bisa berjalan dengan lancar,” ungkapnya.

Ia berharap agar para peserta pesantren kilat mengikuti kegiatan dengan sebaik-baiknya sehingga dapat mengaktualisasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya berharap para peserta nantinya memiliki kesadaran tinggi bahwa sebagai aparatur sipil negara mempunyai kedudukan penting dan strategis dalam mengemban tugas sebagai abdi masyarakat dan abdi negara,” harapnya.

Ia meminta agar seluruh peserta berpikir fositif selama mengikuti kegiatan agar nyaman dan mampu memetik hasilnya.

“Makna yang ingin kita ambil dalam kegiatan ini adalah pertama sebagai wahana untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, kedua semakin meningkat amal ibadah kita kepada Allah SWT, dan ketiga bertambah ilmu agama,” katanya.

Dengan kegiatan pesantren kilat juga, diharapkan bisa mencontoh keteladanan Nabi Muhammad SAW dan mampu berubah ke arah yang lebih baik lagi.

“Mari kita bersama- sama memulai perubahan pada diri kita, belum terlambat kita bersama berikhtiar untuk melakukan kebaikan- kebaikan ke depannya,” tuturnya.

Sementara itu, pimpinan Pondok Pesantren Asy-Syifaa Wal Mahmuudiyyah KH M Muhyidin Abdul Qodir Al Manafi, MA dalam sambutannya menyampaikan rasa gembiranya karena kedatangan tamu- tamu dari Pemerintah Kabupaten Sumedang yang dipimpin langsung bupatinya.

“Pemerintah di Kabupaten Sumedang ini menyatu, melekat senyawa dengan ulama. Ini merupakan suatu kebahagiaan,” ucapnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan suatu terobosan yang belum dilakukan di kabupaten manapun.

“Saya kira baru Kabupaten Sumedang yang melaksanakan kegiatan Kegiatan pesantren kilat khusus bagi pejabat Aparatur Sipil Negara. Belum pernah mendengar di kabupaten- kabupaten lain di Indonesia. Saya sangat mendukung. Apa yang bisa buya bantu, akan saya lakukan,” ungkapnya. (Abas)

Advertisement

Categories: Pemerintahan