Top 3 The Icon Indonesia SCTV Tampil Spektakuler, Felicia dan Vedra Lolos ke Grand Final

JAKARTA, eljabar.com – Kompetisi pencarian bakat menyanyi The Icon Indonesia di SCTV semakin mendekati babak puncak. Pada episode Top 3 Final yang tayang Senin (20/07/2026), tiga finalis terbaik menampilkan performa terbaik mereka hingga menuai pujian dan standing ovation dari para juri.
Malam spektakuler tersebut menghadirkan musisi papan atas Ari Lasso sebagai bintang tamu sekaligus rekan duet bagi ketiga finalis, yakni Felicia (Tangerang), Sheera (Bali), dan Vedra (Batam). Penampilan mereka dinilai langsung oleh lima juri ternama, yaitu Ahmad Dhani, Titi DJ, Anang Hermansyah, Afgan, dan Isyana Sarasvati, dengan dipandu oleh Ananda Omesh, Desta, serta Ben Kasyafani sebagai pembawa acara.
Kompetisi dibuka dengan penampilan ikonik masing-masing finalis melalui lagu-lagu yang menjadi momen terbaik mereka selama mengikuti ajang The Icon Indonesia. Felicia kembali membawakan “Bintang Kehidupan”, Sheera menyanyikan “Mengejar Matahari”, sedangkan Vedra tampil memukau lewat “Sang Dewi”.
Suasana semakin megah ketika ketiganya tampil bersama membawakan lagu “This Is Me” yang dipopulerkan oleh Justin Paul, Benj Pasek, dan Rob Mathes. Pada babak ini, hanya dua peserta yang berhak melangkah ke Grand Final berdasarkan akumulasi Virtual Gift dari pemirsa.
Vedra Tuai Pujian Saat Duet dengan Ari Lasso
Penampilan duet pertama dibuka oleh Vedra (Batam) bersama Ari Lasso melalui lagu “Hampa”. Meski mengaku gugup karena berduet dengan salah satu legenda musik Indonesia, Vedra justru mampu tampil percaya diri dan mendapatkan apresiasi tinggi dari para juri.
Titi DJ menilai Vedra berhasil mengimbangi kualitas vokal Ari Lasso tanpa memperlihatkan rasa gugup di atas panggung.
“Vedra berhasil mengimbangi seorang living legend melalui duet ini. Meski kamu bilang gugup, itu sama sekali tidak terlihat selama penampilan,” ujar Titi DJ.
Pujian juga datang dari Afgan yang menilai improvisasi Vedra membuat penampilannya semakin menarik.
“Penampilan kamu malam ini bagus. Improvisasi yang kamu lakukan terasa pas dan suara kamu sangat menyatu dengan Mas Ari Lasso,” kata Afgan.
Pendapat senada juga disampaikan Isyana Sarasvati yang mengapresiasi kualitas musikalitas Vedra.
Sheera Raih Standing Ovation
Penampilan berikutnya menghadirkan Sheera (Bali) yang berduet dengan Ari Lasso membawakan lagu “Aku dan Dirimu”.
Penampilan tersebut sukses meraih standing ovation dari Anang Hermansyah dan Ahmad Dhani.
Isyana Sarasvati mengaku menikmati interpretasi Sheera yang dinilai mampu menghadirkan nuansa baru pada lagu tersebut.
“Aku sangat menikmati penampilan Sheera malam ini. Kamu membawakan lagu ini dengan versi diri kamu sendiri sehingga terasa lebih segar,” ujar Isyana.
Sementara itu, Afgan menilai penampilan Sheera nyaris sempurna.
“Menurut saya, penampilan tadi sempurna. Kamu juga berhasil mengimbangi energi Mas Ari Lasso yang sangat kuat,” katanya.
Felicia Bikin Ahmad Dhani Sebut Layak Jadi Juara
Penampilan duet terakhir menjadi milik Felicia (Tangerang) yang membawakan lagu “Karena Aku T’lah Denganmu” bersama Ari Lasso.
Penampilan Felicia sukses memukau seluruh juri hingga memperoleh standing ovation dari lima juri sekaligus.
Ahmad Dhani bahkan secara terbuka menyebut Felicia layak menjadi juara kompetisi.
“Felicia memang pantas jadi juara satu,” ujar Ahmad Dhani.
Afgan menilai Felicia memiliki daya tarik yang sulit dijelaskan.
“Kamu punya it factor. Setiap tampil selalu membius lewat energi dan kualitas vokal yang kamu miliki,” ungkapnya.
Sementara itu, Isyana Sarasvati menyebut Felicia sebagai sosok yang benar-benar layak menyandang predikat ikon.
“Felicia, kamu *the true icon*. Cara bernyanyi, pembawaan diri, hingga attitude di atas panggung semuanya terasa natural dan luar biasa,” puji Isyana.
Penampilan Solo Semakin Memukau
Babak berikutnya menghadirkan penampilan solo dari masing-masing finalis.
Vedra tampil membawakan lagu “Cobalah Untuk Setia” yang dipopulerkan oleh Kris Dayanti. Penampilannya kembali menuai standing ovation dari seluruh juri.
Ahmad Dhani memuji totalitas Vedra dalam membawakan lagu tersebut, sementara Anang Hermansyah menilai Vedra berhasil menghadirkan warna baru melalui teknik vokal dan pengolahan nada yang matang.
Isyana Sarasvati bahkan menyebut musikalitas Vedra berada di atas rata-rata.
“Vedra benar-benar menghadirkan aura yang megah. Musikalitas kamu di atas rata-rata dan improvisasi yang kamu lakukan sangat kompleks tetapi tetap nyaman didengar,” katanya.
Felicia Kembali Memukau Lewat “Bahasa Kalbu”
Felicia kembali mencuri perhatian saat membawakan lagu “Bahasa Kalbu” ciptaan Titi DJ.
Penampilan emosional tersebut membuat seluruh juri kembali memberikan standing ovation, bahkan Ahmad Dhani terlihat menitikkan air mata.
Anang Hermansyah memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas teknik vokal Felicia.
“Kamu menyanyikan lagu ini dengan dinamika yang luar biasa. Cara mengolah nada, vokal, konsonan, hingga timbre benar-benar indah. Tidak mudah membawakan lagu ini seperti yang kamu lakukan malam ini,” ujarnya.
Titi DJ sebagai pencipta lagu mengaku sangat tersentuh.
“Terima kasih sudah menyanyikan lagu ini dengan sangat indah. Saya sebagai penulis lirik merasa sangat dihargai. Saya sampai tidak tahu harus berkata apa karena begitu takjub,” ucap Titi DJ.
Sementara Isyana Sarasvati menilai penampilan Felicia sudah berada di level konser tunggal.
“Felicia, rasanya sudah tidak ada lagi yang perlu dinilai. Ini sudah seperti konser solo. Dari awal lagu saya sudah merinding,” katanya.
Sheera Tampil Total
Pada penampilan solo, Sheera (Bali) membawakan lagu “Sebuah Rasa” yang dipopulerkan oleh Agnez Mo.
Aksi panggungnya kembali menuai standing ovation dari para juri.
Isyana Sarasvati menyebut penampilan tersebut sebagai salah satu yang terbaik sepanjang kompetisi.
“Ini salah satu penampilan favorit saya selama kamu berkompetisi. Kamu memiliki karakter teatrikal yang sangat kuat, baik dari ekspresi maupun bahasa tubuh,” ujarnya.
Anang Hermansyah juga mengapresiasi kemampuan Sheera yang mampu menggabungkan teknik vokal, ekspresi, dan gerakan panggung secara seimbang.
Felicia dan Vedra Melaju ke Grand Final
Sebagai penutup, ketiga finalis tampil bersama membawakan lagu “Flashlight” yang dipopulerkan oleh Jessie J.
Penampilan tersebut kembali mendapatkan standing ovation dari seluruh juri.
Titi DJ menilai ketiga finalis sudah layak berkiprah di industri musik Indonesia.
“Melihat penampilan kalian bertiga, saya yakin kalian sudah layak langsung terjun ke industri musik Indonesia,” ujarnya.
Anang Hermansyah pun mengaku bangga menyaksikan lahirnya talenta-talenta baru yang dinilainya memiliki kualitas luar biasa.
Di akhir kompetisi, hasil perolehan Virtual Gift menetapkan Vedra (Batam) sebagai finalis pertama yang lolos ke Grand Final setelah meraih perolehan tertinggi.
Sementara Felicia (Tangerang) berhasil mengungguli Sheera (Bali) dalam perolehan Virtual Gift sehingga berhak menyusul Vedra ke babak Grand Final. Dengan hasil tersebut, Sheera resmi menempati posisi Juara 3 The Icon Indonesia.
Persaingan menuju gelar juara kini menyisakan dua nama terbaik, yakni Felicia dan Vedra, yang akan memperebutkan gelar The Icon Indonesia pada babak Grand Final yang dijadwalkan tayang 27 Juli 2026 dan 3 Agustus 2026 pukul 21.30 WIB, hanya di SCTV. Dengan kualitas vokal, penampilan panggung, serta dukungan penggemar yang begitu besar, babak puncak dipastikan akan menjadi pertarungan yang semakin sengit dan spektakuler. (**)





