UP DATE COVID-19: Waspada, Jumlah ODR di Kabupaten Sumedang Kembali Naik - El Jabar

UP DATE COVID-19: Waspada, Jumlah ODR di Kabupaten Sumedang Kembali Naik

SUMEDANG, eljabar.com — Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sumedang kembali melaporkan perkembangan pencegahan penyebaran COVID-19 di Kabupaten Sumedang pada Senin, 15 Juni 2020 yang masih perlu lebih diwaspadai.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Iwa Kuswaeri yang juga Kepala Diskipas Kabupaten Sumedang menyebutkan, berdasarkan uji Polymerase Chain Reaction / SW AB, terdapat pasien positif sebanyak 3 orang, yang terdiri dari : Kecamatan Darmaraja 1 orang, Tomo 1 orang dan Ganeas 1 orang.

Dari total 13 orang pasien terkonfirmasi positif SWAB.sebanyak 10 orang telah selesai dan dinyatakan sembuh yaitu dari Kecamatan Darmaraja, Jatinangor, Tanjungsari, Sumedang Selatan, Buahdua, Ujungjaya dan Cimanggung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Rapid Test, dinyatakan Reaktif Rapid untuk hari ini sebanyak 1 orang, dimana Hasil Reaktif Rapid Test dibagi menjadi dua katagori yaitu ODP Rapid Test Positif, sebanyak 1 orang, yaitu dari Kecamatan Paseh. PDP Rapid Test Positif pada hari ini Tidak Ada.

Jumlah total Reaktif Rapid Test sebanyak 71 orang, 67 orang dinyatakan selesai dan 3 orang meninggal. Perlu diketahui dan dipahami bersama, bahwa hasil Rapid Test Reaktif belum tentu positif terpapar covid 19, untuk membuktikannya harus dilanjutkan dengan uji Polymerase Chain Reaction / SWAB. Serta perlu kami sampaikan pula kepada seluruh warga masyarakat kabupaten sumedang, bahwa pasien yang meninggal dengan status Reaktif Rapid Test, walaupun belum tentu positif covid-19 namun pemulasaraannya dilaksanakan menggunakan standar protokol pemulasaraan pasien covid 19,dengan tujuan untuk melindungi masyarakat terpapar covid 19 bila ternyata jenazah yang bersangkutan positif covid 19.

Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dan pasien Rapid Test Reaktif jumlahnya dipisahkan dari Pasien Dalam Pen gawasan (PDP), dengan tujuan agar tidak terjadi duplik asi data.

Pasien Dalam Pengawasan (PDP) adalah orang yang dirawat dengan memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfir masi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam, ISPA serta pneumonia maupun yang tidak bergejala, pada hari ini dinyatakan tidak ada PDP. Dari jumlah 53 orang,52 orang dinyatakan selesai perawatan dan 1 orang meninggal.

Secara umum jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Reaktif dan Non Reaktif Tidak ada.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah or ang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam atau ISPA tanpa pneumonia, jumlahnya seb anyak 10 orang, dinyatakan selesai menjalani masa pemantauan 969 orang, sehingga jumlah total sebanyak 979 orang.

Secara umum total Orang Dalam Pemantauan (ODP) Reaktif dan Non Reaktif adalah sebanyak 11 orang.

Orang Tanpa Gejala (OTG) adalah orang yang tidak memiliki gejala,t etapi pernah kontak erat dengan orang yang positif Covid-19, jumlahnya pada hari ini 13 orang.

Rapid Test yang telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan sampai dengan tanggal 15 Juni 2020 adalah selesai Rapid Test 3.441 orang dan selesai Rapid Test ulang 85 orang

Sementara itu,hasil Rapid Test yang dilaksanakan secara masif dari tanggal 28 April 2020 sampai dengan 15 Juni 2020 dilakukan terhadap 1.848 orang dengan hasil sebanyak 1.817 orang negatif dan 31 orang reaktif.

Orang Dalam Risiko (ODR) adalah orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19, tetapi tidak memiliki gejala apapun jumlahnya sampai dengan tanggal 15 juni 2020 sebanyak 331 orang, jumlah ini mengalami kenaikan sebanyak 33 Orang dari hari sebelumnya yang berjumlah 298 orang.

Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) BUKAN kembali ke masa lalu ketika pandemi belum menyebar. AKB berarti menjalankan kehidupan sehari-hari menggunakan gaya hidup baru yaitu protokol Covid-19.

Keberhasilan menekan angka infeksi Covid-19 ditentukan oleh dukungan semua pihak pada Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Untuk itu, kepada seluruh warga Kabupaten Sumedang diimbau tetap menjaga jarak, mengurangi bepergian, menggunakan masker setiap keluar rumah dan rajin mencuci tangan memakai sabun.

Demikian, Siaran Pers Perkembangan Penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang pada hari ini Senin tanggal 15 Juni 2020, kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Sumedang diimbau agar tetap waspada pada masa AKB ini. Semoga Allah Subhanahu wata’ala selalu meridhoi segala upaya yang kita laksanakan. (Abas)

Categories: Pemerintahan