Wabup Sumedang Jadi Saksi Nikah di Hari Pertama MPP Beroperasi Kembali - El Jabar

Wabup Sumedang Jadi Saksi Nikah di Hari Pertama MPP Beroperasi Kembali

SUMEDANG, eljabar.com — Kunjungan Wakil Bupati Sumedang Erwan Setiawan sejatinya untuk mengecek dan meninjau pembukaan kembali Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Sumedang, Selasa (9/6/2020).

Namun di tengah-tengah peninjauan secara kebetulan ada warga yang menikah di Balai Nikah MPP. Secara spontan Wabup pun didaulat menjadi saksi pernikahan pasangan Koswara (27) dari Tanjungkerta dan Imas Ratnasari (24) dari Cipancar, Sumedang Selatan.

Prosesi akad nikah dipimpin oleh Dadang Hermansyah selaku Penghulu KUA Sumedang Selatan dan hanya disaksikan masing-masing orang tua  kedua mempelai dan saksi sebagaimana diatur protokol kesehatan.

Sebelumnya, kedatangan calon pengantin wanita sedikit tertahan di luar gedung MPP karena lupa tidak memakai masker. Akhirnya, setelah menggunakan masker, prosesi akad nikah pun dimulai.

Dadang Hermansyah mengatakan bahwa selama masa Pandemi Corona, pernikahan tetap bisa dilaksanakan di Balai Nikah dengan dibatasi jumlah undangan yang hadir.

“Alhamdulillah selama Corona pernikahan tetap berjalan, tetapi di Balai Nikah dengan yang hadirnya terbatas, hanya lima sampai enam orang yang hadir,” terangnya.

Adapun untuk pelaksanaan pernikahan di luar Balai Nikah, kata Dadang, sesuai dengan Surat Edaran Bupati Sumedang dan Gubernur Jawa Barat serta himbauan dari Kasubid  Pemberdayaan Penghulu Pusat bahwa boleh dilakukan tetapi dengan mengikuti protokol kesehatan.

Selain itu, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid Kecamatan Sumedang Selatan, jika terjadi pernikahan di luar kantor, calon pengantin atau wali akan diberikan arahan dan membuat surat pernyataan pertanggungjawaban atas pelaksanaan pernikahan sesuai protokoler kesehatan.

“Kami sudah koordinasi dengan Koramil, Polsek, termasuk KUA, mulai besok kalau ada pernikahan dari luar kami akan layani. Izin dikeluarkan oleh Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid Sumedang Selatan,” tutur Dadang.

Ditambahkan, kaitan dengan perizinan khusus pengantin dari luar Kabupaten Sumedang, lanjut Dadang, masalah kewenangannya ada di perbatasan wilayah. Akan tetapi, pihaknya juga akan membuat rekomendasi dengan menerangkan bahwa calon pengantin di luar Sumedang diberikan surat keterangan pelaksanaan nikah sesuai waktu pelaksanaannya. (Abas)

Categories: Pemerintahan