Waspadalah…! Hari Ke-6 PSBB Tahap III di Sumedang Terjadi Penambahan 210 ODR

SUMEDANG, eljabar.com — Perkembangan terkait situasi dan kondisi penyebaran Covid-19 di Kabupaten Sumedang, pada hari ini Senin 25 Mei 2020 Pukul 16.00 WIB masih perlu lebih diwaspadai.

Demikian disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sumedang, Dadang Sundara dalam siaran persnya.

Dadang menjelaskan perkembangan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Sumedang sebagai berikut, berdasarkan uji Polymerease Chain Reaction / SWAB, terdapat pasien positif sebanyak 9 orang, yang terdiri dari : Kecamatan Jatinangor 2 orang, Cimanggung 1 orang, Buahdua 1 orang, Ujungjaya 2 orang, Tomo 1 orang, Ganeas 1 orang dan Tanjungsari 1 Orang. Dari total 12 orang pasien terkonfirmasi positif SWAB, sebanyak 3 orang diantaranya telah selesai dan dinyatakan sembuh yaitu dari Kecamatan Darmaraja, Jatinangor dan Sumedang Selatan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Rapid Test, dinyatakan Reaktif Rapid Test sebanyak 4 orang, dimana kategori Reaktif Rapid Test ini dipilah menjadi ODP Reaktif dan PDP Reaktif, dengan data sebagai berikut :
a. ODP Reaktif Rapid Test yaitu Reaktif Rapid Test tapi tidak bergejala, sebanyak 2 orang, dari Kecamatan Paseh dan Kecamatan Wado.
b. PDP Reaktif Rapid Test yaitu Reaktif Rapid Test dengan gejala klinis pneumonia atau comorbid penyakit tertentu, sebanyak 2 orang, dari Kecamatan Cisitu.

Jumlah total Reaktif Rapid Test sebanyak 66 orang, sebanyak 59 orang dinyatakan selesai dan 3 orang meninggal. Perlu diketahui dan dipahami bersama, bahwa hasil Rapid Test Reaktif belum tentu positif terpapar covid 19, untuk membuktikannya harus dilanjutkan dengan uji Polymerase Chain Reaction / SWAB.

Secara umum jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Reaktif dan Non Reaktif adalah sebanyak 2 orang.

Orang Dalam Pemantauan (ODP) adalah orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19 dan memiliki gejala demam atau ISPA tanpa pneumonia, jumlahnya sebanyak 22 orang, dinyatakan selesai menjalani masa pemantauan 937 orang, sehingga jumlah total sebanyak 959 orang.

Secara umum, total Orang Dalam Pemantauan (ODP) Reaktif dan Non Reaktif adalah sebanyak 24 orang.

Orang Tanpa Gejala (OTG) adalah orang yang tidak memiliki gejala, tetapi pernah Kontak erat dengan orang yang positif Covid-19, jumlahnya sebanyak 129 orang.

Rapid Test yang telah dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan sampai dengan tanggal 24 Mei 2020 adalah, Selesai Rapid Test 3.123 orang dan Selesai Rapid Test ulang 85 orang

Sementara itu, hasil Rapid Test yang dilaksanakan secara masif dari tanggal 28 April 2020 sampai dengan 25 Mei 2020 dilakukan terhadap 1.530 orang dengan hasil sebanyak 1.501 orang negatif dan 29 orang reaktif.

Orang Dalam Risiko (ODR) adalah orang yang memiliki riwayat perjalanan dari wilayah yang terkonfirmasi terjangkit Covid-19, tetapi tidak memiliki gejala apapun, sampai dengan hari ini sebanyak 4.514 orang, jumlah ini mengalami kenaikan sebanyak 210 orang dari hari sebelumnya yang berjumlah 4.304 orang.

Hari ini Senin tanggal 25 Mei 2020 merupakan hari keenam pelaksanaan PSBB Tahap ke III di Kabupaten Sumedang yang akan berlangsung sampai dengan tanggal 29 Mei 2020, hal ini dilakukan sebagai upaya untuk melindungi masyarakat Kabupaten Sumedang dari Pandemi Covid 19. Kami harapkan Masyarakat Kabupaten Sumedang dapat bekerja sama untuk mematuhi segala peraturan yang telah ditetapkan dalam pemberlakuan PSBB Tahap III di Kabupaten Sumedang.

Untuk mengendalikan, mengatur dan membatasi pergerakan orang, serta mendeteksi kemungkinan orang terpapar covid 19, baik di dalam wilayah Kabupaten Sumedang maupun yang keluar masuk Kabupaten Sumedang, telah dibentuk Posko Check Point A dan Check Point Gabungan yang merupakan gabungan dari Check Point B dan C dan difokuskan di perbatasan.

Adapun data 25 Mei 2020 sampai dengan pukul 15.00 WIB dapat kami laporkan sebagaiberikut :
1. Chek point A; Kendaraan diberhentikan : 47 Kendaraan, Kendaraan Putar Balik : 46 Kendaraan, Jumlah Pelanggaran : 31 Pelanggaran.
2. Chek Point Perbatasan (Chek Point C); Kendaraan diberhentikan : 17.827 Kendaraan, Kendaraan Putar Balik : 462 Kendaraan, Jumlah Pelanggaran : 439 Pelanggaran.

Bagi masyarakat Sumedang yang mempunyai sanak Saudara di Perantauan, diimbau untuk tidak melaksanakan mudik terlebih dahulu, sebab bagi mereka yang memaksakan diri untuk mudik tanpa keterangan pendukung yang sesuai dengan peraturan yang telah ditetapkan, maka kami akan mengkarantina mereka selama 14 hari di check point perbatasan sesuai dengan standar operasional prosedur yang ada.

Pasca Hari Raya Idul Fitri, masih banyak sejumlah titik sangat berpotensi menjadi lokasi rawan penyebaran covid 19, diantaranya pasar, terminal dan tempat-tempat ibadah, untuk itu Masyarakat Kabupaten Sumedang diminta agar selalu waspada dan tetap disiplin menjalankan Physical Distancing, menggunakan masker setiap bepergian keluar rumah dan sering mencuci tangan pakai sabun.

Masyarakat Sumedang harus lebih berhati-hati dan waspada akan bahaya penyebaran Covid-19 di pusat perniagaan. Sebab penyebaran virus sangat mudah karena droplet bisa menempel di permukaan benda yang ada di pusat perniagaan yang dalam keseharian sering kita sentuh. (Abas)

Categories: Pemerintahan