2.744 Praja dan ASN IPDN Telah Lakukan Rapid Tes Covid-19

SUMEDANG, eljabar.com — Institut Pemerintahan Dalam Negeri proaktif untuk terus berupaya melakukan pencegahan covid-19 di lingkungan kampus. Pada hari kelima pelaksanaan rapid test Covid-19 telah dilakukan terhadap 204 orang praja dan 48 orang ASN dengan hasil tes semuanya negatif (-) covid-19.

Rapid tes covid-19 yang dimulai di IPDN sejak tanggal 2 April 2020 dan hingga berita ini disampaikan, telah di rapid test sejumlah total 2.744 orang yang terdiri atas 2.181 praja dan 118 orang ASN Kampus Jatinangor dan 445 orang Praja dan ASN Kampus Cilandak.

Dari jumlah total yang mengikuti rapid tes covid-19 tersebut pada 2 kampus, sebanyak 6 orang praja dinyatakan positif imunitas lemah dan hingga kini yang bersangkutan dalam proses isolasi mandiri di Poliklinik IPDN.

Keenam praja tersebut hari ini (07/04/2020) telah melakukan SWAB PCR yakni pemeriksaan spesimen dahak dari tenggorokan dan mulut untuk mendeteksi lebih dalam ada atau tidaknya covid-19 dalam tubuh yang bersangkutan. Adapun hasil SWAB PCR akan didapatkan dalam 7 sampai 10 kedepan.

IPDN kampus daerah lainnya yang akan melakukan rapid tes covid-19 adalah IPDN kampus Sulawesi Utara dan IPDN kampus Sumatera Barat. Untuk IPDN kampus Sulawesi Utara, pelaksanaan rapid tes covid-19 atas bantuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara dan akan dilaksanakan pada tanggal 9, 13-14 April 2020 yang diperuntukan bagi 332 orang praja dan 45 orang ASN.

Bantuan pun didapat oleh IPDN kampus Sumatera Barat dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebanyak 580 rapid tes kit bagi Praja dan ASN di kampus tersebut dan rencana dilaksanakan pada hari Kamis, 9 April 2020.

“Total keseluruhan target yang akan melakukan rapid tes covid-19 di IPDN Kampus Jatinangor yakni sebanyak 5.022 orang, namun dikarenakan rapid tes kit bantuan dari Gubernur Jawa Barat telah digunakan seluruhnya dan rapid tes kit pengadaan secara mandiri oleh IPDN masih dalam proses pengiriman, sehingga sampai hari ini masih ada sekitar 2.723 orang yang terdiri atas 1.566 orang praja dan 1.157 orang ASN belum melakukan tes,” kata Kepala Biro Adm. Kerjasama dan Hukum, Drs. Baharudin Pabba, M.Si.

“Pada kesempatan ini pula, saya menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya dari Rektor dan seluruh Civitas Akademika  IPDN kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, DKI Jakarta, Sulawesi Utara, Sumatera Barat atas bantuan rapid tes kitnya dan seluruh pihak termasuk kepada media yang telah membantu menyebarkan informasi pencegahan covid-19 di lingkungan IPDN sehingga masyarakat khususnya orang tua Praja dapat terus memonitor perkembangan dan kondisi Praja IPDN. Kami akan terus berusaha melakukan berbagai upaya pencegahan penyebaran covid-19, terutama di seluruh kampus IPDN,” tegas Baharudin. (Abas)

Advertisement

Categories: Pemerintahan