659 Mahasiswa PTSA Diwisuda, Wabup Berharap Wisudawan Berikan Kontribusi Positif untuk Sumedang

SUMEDANG, eljabar.com — Sebanyak 659 orang mahasiswa Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana Perguruan Tinggi Sebelas April Sumedang (PTSA) Sumedang diwisuda pada hari Selasa (29/10/2019) di Graha Asia Plaza Sumedang.

Berdasarkan laporan Ketua Panitia Wisuda H. Achyar Effendi, jumlah wisudawan dan wisudawati angkatan XXXVII dari PTSA dan Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) seluruhnya berjumlah 1.331 orang dan dibagi ke dalam dua gelombang. Dari jumlah tersebut, terdapat 23 wisudawan/wisudawati terbaik dari tiap program studi.

“Gelombang Pertama Senin (29/10/2019) sebanyak 659 orang yang terdiri dari STBA 25 orang, STIE 363 orang, STIA 177 orang, dan STIKes 94 orang. Sedangkan Gelombang Kedua Selasa (30/10) sebanyak 672 orang meliputi STKIP 465 orang, STAI 67 orang, dan STMIK 672 orang,” ucapnya.

Acara wisuda dihadiri Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan, Ketua Yayasan Pendidikan Sebelas April (YPSA) Yuyun Hidayat, jajaran Civitas Akademika beserta staf pengajar PTSA dan STMIK, Koordinator Kopertis Wilayah II, Ketua dan Anggota Sidang Senat Terbuka PTSA dan STMIK Sumedang serta orangtua wisudawan/wisudawati.

Ketua YPSA Sumedang H. Yuyun Hidayat mengatakan, wisuda tidak hanya menjadi seremonial, tetapi sebagai pertanda atas keberhasilan seseorang dalam meraih gelar akademik.

“Terlebih penting lagi, wisuda harus menjadi momentum keberhasilan yang diperoleh para wisudawan-wisudawati sebagai langkah awal untuk mencapai tujuan selanjutnya,” tuturnya.

Menurutnya, setelah meninggalkan dunia akademik, para wisudawan akan memasuki kehidupan bermasyarakat yang jauh lebih luas, sekaligus akan menghadapi tantangan yang semakin berat. Oleh karena itu, harus siap dan kuat menghadapi tantangan tersebut.

“Dunia kerja yang akan dihadapi nanti adalah dunia yang penuh dengan tantangan dan persaingan yang demikian ketat sehingga saudara dituntut untuk berjuang dengan keras dan cerdas agar survive dalam persaingan tersebut,” ujarnya.

Yuyun juga menyampaikan, bahwa Yayasan Pendidikan Sebelas April Sumedang merupakan sebuah yayasan yang terinspirasi oleh semangat perjuangan melawan musuh-musuh yang menggerogoti hak-hak kemerdekaan masyarakat dan bangsa, khususnya masyarakat Kabupaten Sumedang yang tentunya berdasarkan zaman dan masanya.

“Dulu musuh kita adalah bangsa-bangsa kolonial Belanda maupun Jepang, sehingga waktu itu kita dikenal dengan motto tentara pejuang Sebelas April “lebih baik mati berkalang tanah, daripada hidup bercermin bangkai”. Namun musuh kita sekarang bukanlah kaun kolonialisme, melainkan kolonialisme baru yang bersemayamkan dalam diri kita sendiri,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang H. Erwan Setiawan dalam sambutannya berharap para wisudawan wisudawati yang telah dikukuhkan dapat menyumbangkan ilmu pengetahuannya dalam mengisi pembangunan di daerah, khususnya di wilayah Kabupaten Sumedang serta bagi Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Pada momentum yang sangat bersejarah ini, saya selaku pimpinan daerah berharap agar para wisudawan yang diwisuda hari ini dapat menjadi generasi-generasi baru yang mau peduli terhadap pendidikan dan pembangunan masyarakat secara keseluruhan, sekaligus juga dapat menjadi kader Kabupaten Sumedang sebagai penerus bangsa di masa mendatang,” ungkapnya.

Wabup juga mengajak kepada seluruh wisudawan-wisudawati untuk mengejar berbagai ketertinggalan dengan cara melahirkan konsep dan pemikiran baru.

“Dengan demikian Kabupaten Sumedang dapat menjadi barometer di bidang pendidikan bagi daerah lain di Jawa Barat,” tukasnya. (Abas)

Advertisement

Categories: Pendidikan