80 Tahun Bandung Lautan Api, Pemkot Usung Tema “Semangat Menyala, Wujudkan Bandung Utama”

BANDUNG,eljabar.com – Delapan dekade setelah peristiwa heroik Bandung Lautan Api mengguncang sejarah perjuangan bangsa, Pemerintah Kota Bandung mengajak masyarakat untuk kembali menyalakan semangat patriotisme melalui peringatan ke-80 Bandung Lautan Api (BLA) tahun 2026.
Mengusung tema “Semangat Menyala, Wujudkan Bandung Utama”, peringatan tahun ini tidak hanya menjadi momentum mengenang pengorbanan para pejuang pada 1946, tetapi juga mengajak seluruh warga untuk menjadikan semangat perjuangan tersebut sebagai energi dalam membangun masa depan Kota Bandung yang lebih maju, unggul, dan berdaya saing.
Tema tersebut merefleksikan kesinambungan antara nilai-nilai perjuangan masa lalu dengan tantangan pembangunan masa kini. Semangat yang pernah membakar tekad rakyat Bandung dalam mempertahankan kemerdekaan kini diharapkan menjadi kekuatan kolektif untuk mewujudkan kota yang lebih baik bagi generasi mendatang.
Sebagai representasi visual dari tema tersebut, Pemerintah Kota Bandung memperkenalkan logo resmi peringatan Bandung Lautan Api ke-80 yang sarat makna filosofis. Elemen utama berupa kobaran api menjadi simbol peristiwa bersejarah ketika masyarakat dan para pejuang memilih membumihanguskan sebagian wilayah Bandung pada 24 Maret 1946 demi mencegah kota jatuh ke tangan penjajah.
Kobaran api dalam logo tidak sekadar menggambarkan peristiwa sejarah, melainkan juga melambangkan semangat juang yang tetap hidup dan tidak pernah padam. Nilai-nilai keberanian, pengorbanan, persatuan, dan cinta tanah air yang diwariskan para pejuang menjadi pesan utama yang ingin disampaikan kepada generasi masa kini.
Secara visual, logo tersebut memadukan warna-warna hangat seperti oranye dan kuning yang menggambarkan energi, keberanian, optimisme, dan semangat perubahan. Sementara warna biru hadir sebagai simbol keseimbangan, ketenangan, harapan, serta arah pembangunan Bandung yang berkelanjutan.
Keunikan lainnya terletak pada bentuk logo yang secara artistik membentuk angka “80”, menandai perjalanan delapan puluh tahun sejak peristiwa Bandung Lautan Api terjadi. Angka tersebut menyatu dengan elemen kobaran api, menggambarkan bahwa semangat perjuangan para pahlawan tetap menjadi bagian dari identitas Kota Bandung hingga saat ini.
Tema “Semangat Menyala” merepresentasikan energi kolektif masyarakat Bandung yang terus bergerak, berinovasi, dan beradaptasi menghadapi berbagai tantangan zaman. Sementara frasa “Wujudkan Bandung Utama” mencerminkan visi besar Pemerintah Kota Bandung untuk menghadirkan kota yang unggul dalam pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, kualitas lingkungan, ekonomi, pendidikan, hingga kesejahteraan masyarakat.
Melalui tema dan logo tersebut, Pemerintah Kota Bandung ingin menegaskan bahwa sejarah tidak boleh berhenti sebagai cerita masa lalu. Sejarah harus menjadi sumber inspirasi dan motivasi untuk membangun masa depan yang lebih baik.
Semangat pengorbanan yang ditunjukkan para pejuang Bandung Lautan Api diharapkan menjadi bahan bakar moral bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus berkontribusi dalam pembangunan kota yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadilan.
Sebagai puncak rangkaian peringatan, Pemerintah Kota Bandung akan menggelar Upacara Peringatan Bandung Lautan Api ke-80 di Plaza Balai Kota Bandung pada 23 April 2026. Kegiatan tersebut akan menjadi momentum penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus sarana memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat.
Upacara direncanakan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara, pelajar, tokoh masyarakat, veteran, serta berbagai elemen warga Kota Bandung.
Lebih dari sekadar seremoni tahunan, peringatan Bandung Lautan Api ke-80 diharapkan mampu membangkitkan kembali kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga persatuan, merawat nilai-nilai kebangsaan, dan menumbuhkan kecintaan terhadap Kota Bandung sebagai kota perjuangan.
Delapan puluh tahun telah berlalu sejak kobaran api menyelimuti Bandung. Namun semangat yang ditinggalkan para pejuang tetap hidup, menyala, dan terus menjadi inspirasi bagi perjalanan Bandung menuju masa depan yang lebih utama.







