Ingin Segera Pulangkan Warga Eksodus, Pj. Bupati Maybrat Temui Kemenko PMK

MAYBRAT, eljabar.com — Pj. Bupati Maybrat, Bernhard E. Rondonuwu bersama Ketua DPRD, sekretaris dewan, wakil ketua serta anggota Dewan Kabupaten Maybrat melakukan kunjungan kerja ke Kemenko PMK dan bertemu Asisten Deputi Mitigasi Bencana dan Konflik Sosial, Dr. Andre Notohamijoyo, Senin (16/1/2023).
Bernhard menceritakan keadaan di Kabupaten Maybrat, khususnya pada daerah konflik Aifat Tikur Raya dan Aifat Seatan.
Ia juga menjelaskan pembangunan-pembangunan yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Maybrat untuk wilayah konflik. Yang mana sampai hari ini ada 6.547 jiwa di 41 kampung masyarakat eksodus yang pindah ke daerah-daerah sekitar yang dianggap lebih aman.
Selain menjelaskan keadaan daerah konflik di Maybrat, Bernhard juga membeberkan upaya-upaya yang dilakukan pemda untuk pemulangan masyarakat dari pengungsian ke daerah asal, kebutuhan pangan, rekonstruksi rumah dan memberikan kepastian jaminan bagi masyarakat eksodus tersebut.
“Rencananya tanggal 5 Februari nanti pemerintah daerah akan mengupayakan 5 kampung di Aifat Timur untuk kembali ke kampung asal. Pembangunan juga dilakukan Distrik Mare Raya agar tidak menimbulkan kesenjangan sosial, serta pemerataan pembangunan di kedua distrik tersebut,” jelas Bernhard.
Bernhard mengajukan permohonan bantuan kepada Kemenko PMK untuk mengkoordinasikan kepada Kementerian dan lembaga terkait, dukungan untuk penyelesaian konflik di Kabupaten Maybrat secara prosperity dan safety, serta untuk dapat memfasilitasi program trauma healing untuk para anak-anak, kepastian tentang kesehatan daerah konflik di Kabupaten Maybrat.
Sementara Ketua DPRD Kabupaten Maybrat dalam kesempatan ini menyampaikan beberapa hal. Antara lain rencana rekonstruksi rumah masyarakat eksodus pada daerah konflik di Kabupaten Maybrat.
“Ini sangat penting agar masyarakat dapat tinggal kembali ke daerah asal, kemudian setelah pemda memfasilitasi rekonstruksi, maupun bahan pangan, alangkah baiknya warga masyarakat dapat mempunyai bekal keahlian atau pekerjaan yang bisa dilakukan warga masyarkat,” jelasnya.
Asisten Deputi Mitigasi Bencana dan Konflik Sosial, Dr. Andre Notohamijoyo, MSM menyikapi pemaparan dari Pj. Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Maybrat akan menupayakan untuk mengkoordinasikan kepada Kementerian dan Lembaga dibawah koordinator Kemenko PMK tentang permasalahan yang terjadi di Kabupaten Maybrat, serta cara atau metode penanganannya. (abas)







