Sumedang,eljabar.com – PPS – Sekda Sumedang Tuti Ruswati memimpin rapat evaluasi progres penyusunan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) di Kabupaten Sumedang, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Cakrabuana, Kamis (27/2/2025). Evaluasi penyusunan RTRW merupakan riview Perda RTRW tahun 2025-2045. “Tentunya dalam penyusunannya ini harus bersipat komprehensif, karena Kabupaten Sumedang dipertaruhkan dengan adanya Perda RTRW ini,” ujar Sekda Tuti.
Tuti menyebutkan dirinya telah melakukan diskusi secara komprehensif dengan Kadis DPMPTSP, Bappppeda, BPN, para camat, para kades, dan yang lainnya. “Kami juga telah melakukan diskusi secara komprehensif dengan para camat, kepala desa, Kadis DPMPTSP, Bappppeda, BPN, agar prodak dari RTRW ini bisa membawa kemajuan bagi Kabupaten Sumedang,” ujarnya.
Tuti mengatakan, pemerintah harus memandang jauh ke depan akan masa depan Kabupaten Sumedang tentunya dari pedoman RTRW tersebut. “Secara eksisting di lapangan, ternyata banyak yang harus dievaluasi terkait dengan banyaknya investasi dan investor ke daerah Buahdua, Ujungjaya, dan Tomo sebagai bagian dari penetapan RTRW ini, maka dari itu kita harus menyusun lebih cermat lagi,” katanya.
Tuti mengungkapkan untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Sumedang salah satunya adalah dengan bagaimana meningkatkan investasi. “Selain dengan meningkatkan investasi, kami juga harus menyediakan kemudahan berinvestasi sehingga kawasan industri yang kami tetapkan di Buahdua, Ujungjaya, dan Tomo ini bisa mengakomodir para investor yang tertarik ke Kabupaten Sumedang,” ungkapnya.
Menurut Tuti, wilayah Kabupaten Sumedang sangat strategis karena diapit Tol Cisumdawu dan dekat dengan Bandara Kertajati. “Tentunya 20 tahun akan datang ini harus mengakomodir kemajuan Kabupaten Sumedang, tenaga kerja harus terserap dan laju pertumbuhan ekonomi akan sangat signifikan dengan banyaknya investasi serta pendapatan daerah juga bisa meningkat secara signifikan,” katanya. [*]