SUMENEP, Eljabar.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat menggelar peringatan Isra Miraj 1446 Hijriah dengan penuh khidmat. Acara yang berlangsung di Pendopo Agung ini dihadiri oleh jajaran pimpinan perangkat daerah, Forkopimda, para ulama, serta Aparatur Sipil Negara (ASN).
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, dalam sambutannya menekankan pentingnya peristiwa Isra Miraj sebagai momentum spiritual bagi umat Islam. Ia mengingatkan bahwa peristiwa luar biasa ini menjadi dasar diwajibkannya salat lima waktu, yang memiliki keistimewaan dibanding ibadah lainnya seperti puasa, zakat, dan haji.
“Salat merupakan ibadah yang langsung diperintahkan Allah SWT melalui Isra Miraj, berbeda dengan ibadah lain yang disampaikan secara langsung tanpa melalui proses perjalanan Nabi Muhammad SAW,” ujar Wabup KH. Imam Hasyim, Rabu (26/02/2025).
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan peringatan Isra Miraj sebagai sarana memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT serta meningkatkan kualitas ibadah, khususnya dalam menjaga salat lima waktu.
“Kami berharap peringatan Isra Miraj yang rutin diselenggarakan Pemerintah Daerah ini dapat semakin meneguhkan keimanan dan ketakwaan seluruh aparatur serta masyarakat Kabupaten Sumenep,” tambahnya.
Pada peringatan tahun ini, Pemkab Sumenep menghadirkan KH. Achmad Fauzan Badaruddin, Ketua Majelis Koloman Kiai Kampung dari Desa Blumbungan, Kabupaten Pamekasan, sebagai penceramah utama.
Sementara itu, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Kamiluddin, menyampaikan bahwa peringatan Isra Miraj bertujuan untuk meningkatkan keimanan serta mengajak masyarakat lebih mendalami dan mengamalkan ajaran Islam dengan meneladani perjalanan spiritual Nabi Muhammad SAW.
“Selain sebagai ajang refleksi spiritual, kegiatan ini juga menjadi momen mempererat kebersamaan dan silaturahmi antara pemerintah daerah dengan seluruh elemen masyarakat,” pungkasnya. (Ury).